Maricic dikenal sebagai pemain serba bisa. Kabarnya, dia bisa mengisi sepuluh posisi berbeda, dari bek tengah hingga penyerang. Bagi pelatih Milomir Seslija, dia bisa jadi kartu as yang fleksibel.
Tak Hanya Andalkan Asing
Di sisi lain, Persis juga paham bahwa amunisi lokal tak kalah penting. Mereka berhasil mendapatkan dua pemain Indonesia yang sudah punya nama.
Yabes Roni, penyerang sayap yang hampir satu dekade membela Bali United, resmi dipinjamkan. Dia membawa segudang pengalaman, termasuk dua gelar Liga 1 dan 166 penampilan kompetitif. Manajemen berharap visi dan akselerasinya bisa jadi pembeda.
“Visi, energi, dan akselerasi Yabes diharapkan bisa menjadi pembeda di putaran kedua,” ungkap pernyataan klub.
Sebelumnya, bek kanan muda Alfriyanto Nico juga sudah bergabung dengan status pinjaman dari Persija Jakarta. Kehadirannya diharapkan memberi energi segar di sektor pertahanan sayap yang butuh tenaga muda.
Lima nama ini adalah modal baru Persis Solo. Mereka adalah Dusan Mijic (bek tengah/Serbia), Vukasin Vranes (kiper/Serbia), Alfriyanto Nico (bek kanan/pinjaman Persija), Miroslav Maricic (gelandang/Serbia), dan Yabes Roni (sayap/pinjaman Bali United).
Sekarang, tinggal menunggu bagaimana semua potongan puzzle ini disatukan oleh pelatih Seslija. Targetnya jelas: bertahan.
Artikel Terkait
Balas Dendam Korea Selatan Siap Uji Nyali Garuda Futsal di Indonesia Arena
Rizky Dwi Pangestu Pilih Garudayaksa FC demi Menit Bermain dan Ambisi Promosi
Persebaya Ganti Haluan: Dari MBG ke BBM, Tavares Siapkan Era Baru di Lini Depan
Iran Diambang Mundur dari Piala Dunia 2026, Gejolak Politik dan AS Jadi Momok