Rizky Dwi Pangestu Pilih Garudayaksa FC demi Menit Bermain dan Ambisi Promosi

- Selasa, 20 Januari 2026 | 18:30 WIB
Rizky Dwi Pangestu Pilih Garudayaksa FC demi Menit Bermain dan Ambisi Promosi
Rizky Dwi Pangestu Buka Lembaran Baru di Garudayaksa FC

SURABAYA – Keputusan itu cukup mengejutkan. Rizky Dwi Pangestu, mantan striker Persebaya Surabaya, ternyata memilih untuk hijrah ke Garudayaksa FC. Padahal, sebenarnya peluang untuk tetap bermain di Super League masih terbuka lebar baginya.

Namun begitu, pemain asal Banyuwangi ini punya pertimbangan sendiri. Ia mengaku sempat mendapat tawaran dari dua klub papan atas, yaitu Semen Padang dan Persijap Jepara. Tapi hatinya condong ke arah lain.

“Sebenarnya ada tawaran dari Semen Padang dan Persijap Jepara. Tapi saya lebih memilih untuk bergabung dengan Garudayaksa FC,”

ungkap Rizky saat berbincang dengan media.

Alasan di Balik Pilihan

Bagi Rizky, ini soal kalkulasi yang jernih. Peluang untuk bermain secara reguler di Super League dinilainya sangat kecil. Apalagi dengan aturan pemain asing yang sekarang makin ketat, posisi striker lokal seperti dirinya jadi semakin terjepit.

“Kalau saya tetap bermain di Super League, mungkin menit bermain saya masih akan minim. Sekarang kan ada delapan pemain asing yang bisa jadi starter,”

jelasnya. Jebolan PON Jawa Timur itu bicara berdasarkan pengalaman. Saat masih di Persebaya, ia hanya mendapat 76 menit dari total delapan penampilan angka yang sangat minim untuk pemain seusianya yang sedang butuh jam terbang.

Mimpi Naik Kasta

Di Garudayaksa FC, harapannya jelas: dapat kepercayaan dan main lebih sering. Tapi bukan cuma itu. Ada target yang lebih besar yang membuatnya yakin.

“Selain faktor menit bermain, Garudayaksa FC juga punya target naik ke kasta teratas. Itu yang bikin saya semakin yakin,”

tegas striker 26 tahun itu.

Soal target gol pribadi? Ia tak mau muluk-muluk. Fokusnya sekarang lebih pada kerja tim ketimbang pencapaian individu.

“Yang pasti ada target. Tapi untuk saat ini, yang paling penting adalah bagaimana membantu tim ini promosi ke Super League,”

katanya lagi.

Keyakinan yang Punya Dasar

Optimisme Rizky bukannya tanpa alasan. Saat ini Garudayaksa FC memang sedang memimpin Grup 1. Skuadnya pun dinilai solid, tidak berat sebelah.

“Pemainnya juga bagus-bagus dan merata di semua lini,”

pungkas mantan pemain PSIS Semarang itu.

Pilihan Rizky Dwi Pangestu ini menarik. Ia menunjukkan bahwa jalan menuju puncak tak selalu harus lurus. Kadang, perlu sedikit mundur untuk mengambil ancang-ancang. Bagi seorang striker, kepercayaan dan menit bermain adalah modal berharga. Dan siapa tahu, lewat Garudayaksa, ia akan kembali ke Super League dengan posisi yang jauh lebih kuat.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar