Kata-katanya jelas. Dan itu pukulan telak bagi Madrid yang sedang mencari figur penuh kharisma untuk menenangkan badai di Santiago Bernabeu.
Prahara di Bernabeu
Kondisi internal klub memang sedang tidak karuan. Keputusan memecat Alonso diambil secara mendadak, tak lama setelah mereka tumbang dari Barcelona di final Piala Super Spanyol. Kekalahan tipis 2-3 itu rupanya jadi titik puncak.
Alvaro Arbeloa, yang diangkat sebagai pelatih sementara, belum bisa membawa angin perubahan. Malah, hasilnya makin mengkhawatirkan. Di bawah asuhannya, Madrid tersingkir memalukan dari Copa del Rey oleh Albacete, tim papan bawah.
Kemenangan tipis atas Levante di La Liga pekan lalu pun tak cukup meredam desakan. Tekanan kepada Florentino Perez untuk segera mendatangkan pelatih top semakin kuat.
Sayangnya, satu nama besar sudah menyilangkan diri. Jurgen Klopp. Dan dengan itu, pencarian Madrid untuk menemukan nakhoda baru mungkin harus mulai dari nol lagi.
Artikel Terkait
Raymond/Joaquin Hadapi Juara Dunia di Semifinal All England 2026
PSSI Didorong Manfaatkan Peluang Darurat FIFA untuk Gantikan Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Spalletti Pastikan Negosiasi Kontrak Baru dengan Juventus Segera Dimulai
PSSI Buka Peluang Comeback Elkan Baggott ke Timnas di Era Herdman