Kata-katanya jelas. Dan itu pukulan telak bagi Madrid yang sedang mencari figur penuh kharisma untuk menenangkan badai di Santiago Bernabeu.
Prahara di Bernabeu
Kondisi internal klub memang sedang tidak karuan. Keputusan memecat Alonso diambil secara mendadak, tak lama setelah mereka tumbang dari Barcelona di final Piala Super Spanyol. Kekalahan tipis 2-3 itu rupanya jadi titik puncak.
Alvaro Arbeloa, yang diangkat sebagai pelatih sementara, belum bisa membawa angin perubahan. Malah, hasilnya makin mengkhawatirkan. Di bawah asuhannya, Madrid tersingkir memalukan dari Copa del Rey oleh Albacete, tim papan bawah.
Kemenangan tipis atas Levante di La Liga pekan lalu pun tak cukup meredam desakan. Tekanan kepada Florentino Perez untuk segera mendatangkan pelatih top semakin kuat.
Sayangnya, satu nama besar sudah menyilangkan diri. Jurgen Klopp. Dan dengan itu, pencarian Madrid untuk menemukan nakhoda baru mungkin harus mulai dari nol lagi.
Artikel Terkait
Balas Dendam Korea Selatan Siap Uji Nyali Garuda Futsal di Indonesia Arena
Persis Solo Garap Lima Pemain Baru, Trio Serbia Jadi Andalan
Rizky Dwi Pangestu Pilih Garudayaksa FC demi Menit Bermain dan Ambisi Promosi
Persebaya Ganti Haluan: Dari MBG ke BBM, Tavares Siapkan Era Baru di Lini Depan