Iran Diambang Mundur, Piala Dunia 2026 Berpotensi Kehilangan Satu Peserta

- Selasa, 20 Januari 2026 | 06:00 WIB
Iran Diambang Mundur, Piala Dunia 2026 Berpotensi Kehilangan Satu Peserta

Gelombang protes dan ketegangan geopolitik yang belum reda di Iran ternyata berimbas hingga ke lapangan hijau. Kabar terbaru, partisipasi Timnas Iran di Piala Dunia 2026 digantung di awang-awang. Pemicunya? Turnamen tersebut bakal digelar di Amerika Serikat, negara yang hubungan diplomatiknya dengan Teheran bisa dibilang beku. Kalau Iran benar-benar angkat kaki, siapa yang akan masuk menggantikan? Lantas, adakah secercah harapan untuk Indonesia?

FIFA dikabarkan masih sibuk berembuk dengan pemerintah AS. Mereka berusaha mencari jalan keluar diplomatik sebelum memutuskan sesuatu yang final. Situasinya memang rumit.

Menurut laporan Iran Wire, setidaknya ada dua hal besar yang mengancam kehadiran Iran. Yang pertama jelas situasi dalam negeri mereka sendiri, yang masih panas pasca-laporan tewasnya ribuan demonstran. Kondisi politik dan keamanan yang labil ini tentu jadi beban tersendiri.

Alasan kedua justru datang dari luar. Seluruh pertandingan Grup G tempat Iran berada bersama Mesir, Selandia Baru, dan Belgia rencananya bakal digelar di AS. Nah, di sinilah masalahnya. Hubungan kedua negara itu ibarat minyak dan air. Banyak yang memprediksi Iran akan memilih mundur daripada harus tampil di "kandang" lawan politiknya.

Seberapa Besar Kemungkinan Iran Mundur?

Isu ini ramai diperbincangkan. Dari dalam negeri Iran sendiri, media seperti Iran Wire menyebut bahwa Federasi Sepakbola Iran (FFIRI) dan sejumlah petinggi olahraga di sana diam-diam sudah mempertimbangkan opsi ini.

Kabarnya, mereka siap mundur secara sukarela. Dan menariknya, langkah seperti itu kemungkinan besar tidak akan berujung pada hukuman pencoretan dari FIFA. Mundur terhormat, begitu kira-kira.


Halaman:

Komentar