LIVERPOOL Lagi-lagi. Anfield menyaksikan satu lagi hasil yang mengecewakan, saat Liverpool harus puas dengan poin tunggal usai ditahan Burnley. Ini sudah yang keempat kalinya dalam Liga Premier.
Dominasi The Reds sepanjang laga tak terbantahkan. Mereka menekan Clarets, tim yang tercecer di dasar klasemen, hampir sepanjang 90 menit. Tapi semua itu percuma. Peluang demi peluang terbuang, puncaknya saat Dominik Szoboszlai mengeksekusi penalti yang malah membentur mistar. Sungguh, keberuntungan sama sekali tak berpihak.
Florian Wirtz sempat membawa harapan dengan gol spektakulernya. Tak lama berselang, Cody Gakpo nyaris menggandakan keunggulan, tapi tembakannya diselamatkan tepat di garis gawang. Momentum itu tak bertahan lama.
Di sisi lain, Burnley menunjukkan efisiensi yang kejam. Hanya dengan satu tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan, mereka berhasil menyamakan kedudukan. Marcus Edwards melepaskan tembakan rendah yang tak bisa diantisipasi kiper. Gol itu seperti tamparan.
Statistiknya terasa menyakitkan. Liverpool melepaskan 32 tembakan, 11 di antaranya mengarah ke gawang. Martin Dubravka, kiper Burnley, tampil luar biasa. Sementara itu, lawan hanya butuh satu kesempatan untuk membuyarkan semua usaha. Sorakan ejekan dari tribun tuan rumah saat peluit akhir berbunyi terdengar sangat gamblang menggambarkan suasana.
Memang, rekor tak terkalahkan Liverpool kini membentang sampai 12 pertandingan. Namun, enam di antaranya adalah hasil imbang. Di tengah persaingan ketat, hasil seperti ini jelas menimbulkan tanda tanya besar. Apalagi Manchester United dan Chelsea juga meraih kemenangan di hari yang sama. Jarak dengan pesaing di posisi keempat kini tinggal satu dan dua poin saja. Sangat rawan.
Pertandingan selanjutnya, tandang ke Bournemouth akhir pekan depan, menjadi ujian penting. Mereka harus segera kembali ke jalur kemenangan.
Merespons hasil ini, sejumlah pengamat pun angkat bicara. Suara mereka beragam, dari yang tegas mengkritik hingga yang masih berusaha melihat sisi positif.
Wayne Rooney
Artikel Terkait
Bobotoh Serbu Instagram Ramos, Ajak Legenda Real Madrid ke GBLA
Herdman Anggap Piala AFF 2026 sebagai Ajang Uji Nyata Talenta Lokal
PSIS Semarang Bongkar Skuad, Fokus Rekrut Pemain Lokal Siap Tempur
Milos Pantovic dan Dilema Jebolan Bayern di Persimpangan Jakarta-Surabaya