Final Penuh Drama, Senegal Juara Piala Afrika Lagi
Rabat Gelar juara Piala Afrika 2025 akhirnya di tangan Senegal. Tapi, jalan menuju gelar kedua mereka itu sungguh tidak biasa. Final melawan tuan rumah Maroko ini diwarnai aksi mogok main yang bikin semua orang di stadion tercengang.
Semua berawal di injury time babak kedua. Skor masih 0-0, tegang. Lalu, wasit Jean Jacques Ndala memberikan hadiah penalti kontroversial untuk Maroko. Itu terjadi di menit ke-98, setelah bentrok antara bek Senegal, El Hadji Malick Diouf, dan Brahim Diaz. Reaksi tim Senegal? Langsung meledak.
Pelatih Pape Thiaw, yang biasanya kalem, kali ini tak bisa menahan emosi. Dia marah besar. Menurut sejumlah saksi di pinggir lapangan, amarahnya memuncak bukan cuma karena pemberian penalti, tapi juga karena wasit sebelumnya membatalkan gol Senegal. Setelah meninjau VAR, Ndala membatalkan gol Ismaila Sarr yang dicetak beberapa saat sebelumnya, dengan alasan pelanggaran dari Abdoulaye Seck.
Akibatnya, sang pelatih berusia 44 tahun itu memutuskan hal drastis: membawa seluruh anak asuhnya meninggalkan lapangan. Suasana di Stadion Prince Moulay Abdellah pun jadi mencekam. Para pemain Maroko hanya bisa menunggu dengan bingung.
Artikel Terkait
PSM Bergerak Senyap di Bursa Transfer, Siapkan Kejutan di Balik Diam
Persib Berburu Bek PSG, Kurzawa Dikabarkan Dekat ke Bandung
Dybala dan Fullkrug Bawa Roma dan Milan Kian Kokoh di Puncak Klasemen
Barcelona Gagal Jauhkan Diri, Madrid Kian Mendekat