HARIAN, PARIS – Babak baru dalam perburuan tanda tangan Zinedine Zidane telah dimulai. Awal tahun 2026 ini, situasinya makin seru dan penuh ketegangan.
Real Madrid tentu saja punya ambisi besar. Mereka ingin sekali membawa sang legenda kembali ke Santiago Bernabéu. Tapi, rintangan yang mereka hadapi kini tampak lebih berat dari perkiraan.
Soalnya, Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) dikabarkan mulai bergerak. Bahkan, gerakannya disebut agresif. Tujuannya jelas: menikung Madrid dan mengamankan Zidane untuk masa depan Les Bleus.
Ini bukanlah rahasia. Sejak 2021, Zidane sengaja menjauh dari dunia kepelatihan klub. Impian besarnya cuma satu: memimpin Timnas Prancis. Kursi yang sekarang diduduki Didier Deschamps itu diprediksi bakal kosong setelah Piala Dunia 2026 nanti.
Menurut laporan L’Equipe, media ternama di Prancis, FFF tak mau buang-buang waktu. Mereka sudah mulai melakukan pendekatan. Tujuannya agar transisi nanti berjalan mulus. Langkah ini juga sekaligus jadi sinyal kuat buat Zidane: dialah satu-satunya prioritas pengganti Deschamps.
Real Madrid Terancam Gigit Jari
Nah, situasi ini jelas jadi alarm bahaya untuk Madrid. Setelah urusan dengan Xabi Alonso berakhir dan menunjuk Álvaro Arbeloa sebagai pelatih sementara, Florentino Pérez punya harapan besar. Dia berharap bisa merayu Zidane untuk memulai masa bakti ketiganya di klub itu.
Tapi, langkah cepat federasi Prancis seolah-olah menutup pintu itu dengan keras. Strategi mereka punya dua misi utama. Pertama, mengunci komitmen Zidane secara lisan sebelum klub lain ikut nimbrung. Kedua, membahas visi jangka panjang dan struktur staf kepelatihan tim nasional.
Artikel Terkait
Persija Gempur Bursa Transfer, Sinyal Perang Perebutan Gelar
Persik Kediri Borong Bintang Uruguay, Adrian Luna Resmi Gabung Macan Putih
Herdman Langsung Bergerak, Hubungi Striker Naturalisasi untuk Awali Era Baru Timnas
Lin Chun-yi Hancurkan Harapan Jonatan Christie di Final India Open