SURABAYA – Akhirnya, komposisi pemain asing Persebaya untuk Super League 2025/2026 sudah bisa dibilang fix. Sebelas nama sudah terkumpul. Tapi, manuver radikal yang dilakukan pelatih Bernardo Tavares dalam merombak skuad justru memunculkan tanda tanya besar. Benarkah pergerakan transfer Bajul Ijo sudah benar-benar beres?
Menjelang kompetisi bergulir, manajemen memang bergerak cepat. Tujuannya jelas: menyeimbangkan komposisi tim. Di satu sisi, ini untuk patuh pada regulasi ketat soal kuota pemain asing. Di sisi lain, langkah ini memberi ruang bagi Tavares untuk membangun tim impiannya.
Langkah paling mencolok tentu saja pelepasan dua legiun: Diego Mauricio dan Dime Dimov. Keputusan ini sekaligus mengakhiri spekulasi tentang siapa yang harus dikorbankan karena kelebihan pemain. Namun begitu, pertanyaan berikutnya langsung muncul. Masih adakah yang akan menyusul? Kabar burung menyebut Persebaya belum sepenuhnya berhenti berburu amunisi baru.
Dua Nama Dicoret
Striker asal Brasil, Diego Mauricio, harus angkat koper lebih awal. Meski sempat jadi andalan di lini depan, performanya rupanya tak sejalan dengan skema taktik jangka panjang Tavares.
Nasib serupa menimpa bek Makedonia Utara, Dime Dimov. Dia juga gagal memikat hati sang pelatih. Menurut sejumlah saksi, Dimov bahkan sudah menjalani sesi latihan terakhirnya dan resmi meninggalkan Kota Pahlawan.
Sebelumnya, Persebaya punya 13 pemain asing. Dengan dicoretnya dua nama tadi, jumlahnya kini pas: sebelas. Tepat sesuai batas maksimal yang diizinkan liga.
Datangnya Trio Brasil
Pemicu utama evaluasi besar-besaran ini tak lain adalah kedatangan tiga pemain baru asal Brasil. Mereka adalah Bruno Paraiba (striker), Jefferson da Silva (bek kiri), dan Gustavo Fernandes (bek tengah).
Artikel Terkait
Putri Cantik John Herdman Curi Perhatian di Debut Pelatih Baru Timnas Indonesia
Janice Tjen Buka Musim dengan Gelar Ganda di Hobart
City Terkapar, United Siap Garuk Poin di Derby Manchester?
Carrick Bicara Magis MU Jelang Derbi Panas Kontra City