VAR dan Dilema Sepak Bola Modern: Akurasi atau Jiwa Permainan?

- Senin, 12 Januari 2026 | 20:00 WIB
VAR dan Dilema Sepak Bola Modern: Akurasi atau Jiwa Permainan?

Cara kerjanya sendiri sebenarnya cukup canggih. VAR mengandalkan puluhan kamera yang merekam dari berbagai sudut. Wasit di lapangan lalu berkomunikasi dengan sekelompok petugas yang berada di ruang kontrol, mendiskusikan insiden yang meragukan. Sistem ini dirancang untuk situasi-situasi yang sulit ditangkap oleh mata telanjang di tengah kecepatan permainan.

Perkembangan teknologi di sepak bola tentu tak berhenti di VAR. Analisis data pemain, pelacakan gerakan, hingga pemantauan kebugaran kini jadi bagian tak terpisahkan dari strategi klub-klub top. Bahkan federasi sepak bola dunia terus menguji inovasi baru, seperti teknologi semi-automated offside, untuk mengejar presisi yang lebih tinggi lagi.

Jadi, di mana kita sekarang? Teknologi seperti VAR membawa dua sisi mata uang yang tak terpisahkan. Di satu sisi, keadilan dan akurasi memang meningkat. Namun di sisi lain, ada yang hilang: ritme permainan yang mengalir deras dan emosi spontan yang selama ini jadi jiwa dari sepak bola. Tantangan terbesarnya ke depan adalah menemukan titik temu. Bagaimana memanfaatkan kemajuan teknologi tanpa menggerus esensi permainan yang justru mengandalkan dinamika dan keputusan manusia di lapangan hijau. Itulah pertanyaan yang masih terus dicari jawabnya.

Editor: Redaksi MuriaNetwork


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar