Jonatan merasa ada momen-momen krusial yang gagal dimanfaatkan. Beberapa reli panjang sempat dimenangkannya, tapi di poin berikutnya justru mudah memberikan angka kepada sang lawan. “Itu yang cukup jelas dan jadi PR untuk saya,” tukasnya jujur.
Di sisi lain, capaian semifinal ini sendiri ia anggap sebagai sesuatu yang positif. Sebagai pembuka tahun 2026, hasil ini memberinya suntikan semangat. “Sampai ke semifinal cukup oke, ini salah satu boost power, boost motivasi juga, boost percaya diri,” sambung pemain non-Pelatnas PBSI itu.
Ia punya bahan evaluasi yang konkret. “Saya tahu di mana kesalahannya, saya tahu di mana saya salah bermain,” urainya. Dengan modal itu, Jojo berharap performanya bisa naik level di turnamen selanjutnya.
“Dan yang pasti, semoga setelah ini saya bisa bermain jauh lebih baik lagi. Dan PR-PR yang memang perlu dikerjakan, mudah-mudahan bisa cepat teratasi,” tandas Jonatan menutup pembicaraan.
Artikel Terkait
Persib Puncaki Klasemen Usai Tumbangkan Persija di GBLA
Hodak Soroti Mental Juara Persib Usai Tumbangkan Persija
Juventus Berani Jegal MU, Incar Bek Kanan Andalan Setan Merah
Persib Tumbangkan Persija, Kokohkan Puncak Klasemen