MADRID – Ancaman serius kini menggantung di atas rekor legendaris Valentino Rossi. Menjelang MotoGP 2026, semua mata tertuju pada Marc Marquez dan Ducati Lenovo-nya yang tampaknya tak terbendung. Dominasi mereka membuka peluang besar untuk terciptanya sejarah baru di panggung balap motor dunia.
Setelah musim 2025 yang nyaris sempurna, Marquez melangkah ke musim depan dengan label favorit yang berat. Pembalap berusia 32 tahun itu benar-benar luar biasa tahun lalu. Ia menyapu 11 kemenangan grand prix, plus 14 sprint race. Hasilnya? Gelar juara dunia ketujuhnya di kelas premier, dan yang kesembilan sepanjang karier gemilangnya.
Pencapaian itu membawa Marquez ke posisi yang dulu sulit dibayangkan: sejajar dengan The Doctor. Ya, keduanya kini sama-sama mengoleksi tujuh gelar MotoGP, ditambah satu gelar di Moto2/250cc dan satu lagi di 125cc. Sebuah persamaan yang membuat dunia balap berdecak kagum.
Karena itu, MotoGP 2026 bukan cuma musim baru. Ini bisa jadi penentuan. Sejumlah rekor ikonik Rossi yang telah bertahan bertahun-tahun, tiba-tiba terlihat dalam jangkauan sang pembalap Spanyol. Terutama soal kemenangan dan usia juara.
Ambil contoh rekor prestisius Rossi: 115 kemenangan grand prix di semua kelas. Marquez saat ini punya 99. Dengan kalender 22 seri, ia butuh 16 kemenangan untuk menyamainya. Mungkin terdengar banyak, tapi melihat performa 2025, siapa yang berani bilang mustahil?
Di kelas premier saja, jaraknya lebih dekat. Rossi memimpin dengan 89 kemenangan, sementara Marquez membayangi di 73. Artinya, selisihnya cuma 16. Jika Marquez meraih 17 kemenangan tahun depan, ia tak cuma menyamai, tapi langsung melampaui sang legenda.
Artikel Terkait
Bhayangkara FC Menang Tipis, Laga Panas Berakhir dengan Dua Kartu Merah
Setan Merah Pecat Amorim Usai Tersendat di Elland Road
Voetbal Nieuws Soroti Kecocokan Herdman: Pilihan Logis untuk Indonesia
Tavares: Bek Sayap Sayuri Bersaudara Setara Kelas Liga Portugal