Bhayangkara FC Menang Tipis, Laga Panas Berakhir dengan Dua Kartu Merah

- Senin, 05 Januari 2026 | 17:36 WIB
Bhayangkara FC Menang Tipis, Laga Panas Berakhir dengan Dua Kartu Merah

Bandar Lampung jadi saksi kemenangan tipis Bhayangkara FC atas Dewa United, Senin (5/1) malam tadi. Di Stadion Sumpah Pemuda, laga pekan ke-16 Super League 2025/26 itu berakhir dengan skor 1-0 untuk tuan rumah.

Gol tunggal penentu kemenangan itu lahir menjelang turun minit. Tepatnya di menit ke-43, Fareed Sadat berhasil merobek gawang lawan. Gol itu akhirnya menjadi pembeda di pertandingan yang sebenarnya cukup ketat.

Di sisi lain, performa Dewa United terasa mengecewakan. Mereka menurunkan nama-nama seperti Rafael Struick, Alexis Messidoro, dan Egy Maulana Vikri. Tapi, serangan demi serangan yang dibangun gagal berbuah gol. Hasil ini membuat mereka tetap terpaku di posisi 14 klasemen dengan 17 poin. Sementara, Bhayangkara FC naik ke urutan 9 dengan koleksi 22 poin.

Pertandingan ini jauh dari kata damai. Catatan wasit penuh dengan warna kuning dan merah. Total, ada 10 kartu kuning dan 2 kartu merah yang dibagikan. Kedua tim sama-sama menerima 5 kuning dan 1 merah.

Wahyu Suboseto dari Bhayangkara FC adalah pemain pertama yang diusir. Ia dapat kartu kuning pertama di injury time babak pertama, menit 45 4. Lalu, pelanggaran keduanya di menit 51 berbuah kartu kuning lagi yang otomatis menjadi merah.

Namun, momen paling panas justru terjadi di penghujung waktu pertandingan. Di menit 90 7, suasana mendadak tegang. Insidennya berawal dari pelanggaran Egy Maulana Vikri terhadap Ilija Spasojevic.

Rafael Struick kemudian menendang bola ke arah Spasojevic yang masih terbaring. Aksi itu langsung memicu keributan. Beberapa pemain dari kedua kubu saling mendesak, suasana jadi ricuh.

Untungnya, keributan itu bisa diredakan dengan cepat. Tapi, wasit tak tinggal diam. Struick, yang dinilai memprovokasi, langsung dihadapkan kartu merah.

Statistik pertandingan menunjukkan gambaran yang menarik. Dewa United mendominasi penguasaan bola lebih dari 60 persen sepanjang laga. Mereka melepaskan 8 tembakan, dengan 3 diantaranya mengarah ke gawang. Tapi, Bhayangkara FC ternyata punya angka yang nyaris sama soal tembakan. Efisiensi jadi kunci malam itu.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar