Netflix baru saja menayangkan spesial stand-up comedy Pandji Pragiwaksono berjudul Mens Rea. Seperti biasa, penampilannya cerdas dan menghibur. Tapi bukan sekadar tawa yang ia dapatkan. Lewat lawakannya, Pandji membongkar berbagai absurditas dalam praktik hukum dan politik di Indonesia, membuat penonton berpikir.
Nah, salah satu yang kena sasaran adalah Raffi Ahmad. Sindiran ini muncul saat Pandji membahas soal money laundering atau pencucian uang.
Dia memulai dengan sebuah skenario.
"Coba bayangkan," katanya, "ada seorang Jenderal Polisi yang terlibat bisnis narkoba. Dari sana, dia dapat uang haram, katakanlah 100 miliar. Uang sebanyak itu, masuk rekening pribadi? Mustahil. Nanti ketahuan PPATK."
Suasana hening sejenak, penonton menunggu kelanjutannya.
"Lalu apa yang dilakukan sang jenderal?" lanjut Pandji. "Uang itu diputar. Dibagi ke dalam, misalnya, sepuluh bisnis. Masing-masing dikasih 10 miliar. Nah, supaya gampang komunikasinya, kesepuluh bisnis ini dipegang oleh satu orang saja."
Dia berhenti sejenak, menatap penonton dengan senyum khasnya.
"Raffi Ahmad...?"
Artikel Terkait
Prabowo Sindir Pakar Ngarang di Podcast, Klaim Swasembada Beras Lebih Cepat dari Target
Hanya Dua Menit di Dunia, Tapi Penentu Nasib Abadi
Invasi AS ke Venezuela: Presiden Berbahaya untuk Taiwan?
Kepala Desa Polowiji Pusing, Dukungannya Malah Tepuk Roasting Wakilnya