Setan Merah Pecat Amorim Usai Tersendat di Elland Road

- Senin, 05 Januari 2026 | 17:30 WIB
Setan Merah Pecat Amorim Usai Tersendat di Elland Road

Manchester United akhirnya mengambil langkah tegas. Pada Senin (5/1), klub berjuluk Setan Merah itu secara resmi memecat pelatih mereka, Ruben Amorim. Keputusan ini datang dengan cepat, cuma selang sehari setelah MU cuma mampu meraih satu poin dari markas Leeds United di Elland Road.

Laga pekan ke-20 Liga Inggris 2025/26 itu berakhir 1-1. Hasil yang, bagi banyak pengamat, jadi pukulan terakhir bagi posisi Amorim.

Nah, untuk sementara, kursi pelatih akan diisi oleh Darren Fletcher. Klub dari Old Trafford itu belum buru-buru mencari pengganti permanen. Fletcher-lah yang akan memegang kendali, setidaknya untuk pertandingan berikutnya.

Posisi MU di klasemen memang tak terlalu menggembirakan. Mereka terpaku di peringkat enam, dengan koleksi 31 poin dari 20 pertandingan. Yang lebih mengkhawatirkan, tim tak kunjung merasakan kemenangan dalam dua laga terakhir. Performa yang jelas jauh dari harapan.

Dalam pernyataan resminya, manajemen MU mengakui kontribusi Amorim, tapi juga menegaskan perlunya perubahan.

"Ruben diangkat pada November 2024 dan memimpin tim ke final Liga Europa di Bilbao pada Mei. Dengan Manchester United berada di posisi 6 di Liga Inggris, manajemen klub dengan berat hati telah mengambil keputusan bahwa ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan perubahan,"

Begitu bunyi pernyataan klub. Mereka berargumen, langkah ini diperlukan untuk memberi kesempatan terbaik bagi tim di sisa musim.

"Ini akan memberi tim kesempatan terbaik untuk finis setinggi mungkin di Liga Inggris. Klub ingin mengucapkan terima kasih kepada Ruben atas kontribusinya kepada klub dan mendoakan yang terbaik untuk masa depannya. Darren Fletcher akan memimpin tim melawan Burnley pada hari Rabu,"

Jadi, semua mata kini tertuju pada Fletcher. Tugas pertamanya? Menghadapi Burnley di tengah minggu. Tantangan yang tidak mudah, tentu saja, untuk menghentikan tren negatif yang sedang melanda.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar