Baginya, perjalanan memang tak mulus. Masa-masa sulit bersama Honda dulu adalah bagian yang tak terpisahkan. Lalu, kepindahannya ke tim Gresini menjadi titik balik. Melewati semua fase itu dan akhirnya bisa bersaing di papan atas itulah pembuktian sesungguhnya.
“Buat saya, tahun-tahun berat di Honda itu penting. Dan, ketika pertama kali datang ke Gresini, semuanya terasa lebih baik,” tukasnya.
“Jadi, untuk mengonfirmasi bahwa kami ada di sana sebagai pesaing, bisa melaju kencang, dan jadi salah satu tokoh di MotoGP… ya, dalam hal ini, capaian ini sangat penting,” tandas Alex Marquez menutup pembicaraan.
Jadi, begitulah. Di mata dunia, runner up adalah prestasi gemilang. Tapi bagi Alex Marquez, itu hanyalah pengingat dan pembungkam dari sebuah perjalanan panjang yang penuh dengan tanda tanya.
Artikel Terkait
FIGC Berburu Pengganti Gattuso, Allegri, Conte, dan Mancini Jadi Kandidat Utama
Persija Kejar Kemenangan Krusial Lawan Bhayangkara di Lampung
Persebaya Tingkatkan Intensitas Latihan Hadapi Laga Krusial Kontra Persita
Marc Marquez Akui Kondisi Fisik Jadi Kendala Utama di Awal MotoGP 2026