Ajudan Jokowi Tegaskan Rumah di Solo Bukan Tembok Ratapan, Akses Tetap Terbuka

- Senin, 16 Februari 2026 | 21:40 WIB
Ajudan Jokowi Tegaskan Rumah di Solo Bukan Tembok Ratapan, Akses Tetap Terbuka

MURIANETWORK.COM - Ajudan Presiden Joko Widodo, AKBP Syarif Fitriansyah, menegaskan tidak ada pembatasan bagi masyarakat yang ingin berkunjung ke rumah pribadi mantan presiden di Solo. Pernyataan ini disampaikan menanggapi viralnya lokasi tersebut sebagai 'Tembok Ratapan Solo' di Google Maps. Syarif mengimbau agar rumah keluarga Jokowi tidak diperlakukan seperti situs religi atau monumen, melainkan dihormati sebagai hunian pribadi.

Imbauan untuk Menghormati Ruang Privasi

Meski akses tetap terbuka, Syarif secara khusus meminta pengunjung untuk tidak melakukan aksi meratap di depan pintu gerbang. Ia mengakui bahwa meski fenomena viral telah mereda, masih ada saja beberapa orang yang mencoba melakukan hal serupa. Imbauan ini ditekankan untuk menjaga kenyamanan dan privasi keluarga yang tinggal di dalamnya.

"Tidak ada (pembatasan), tetap seperti biasa saja," jelas Syarif Fitriansyah, Senin (16/2/2026).

Asal Mula Fenomena 'Tembok Ratapan Solo'

Editor: Redaksi MuriaNetwork


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar