Lefundes Tepis Isu Kelelahan, Borneo FC Pacu Ambisi Juara Paruh Musim

- Sabtu, 27 Desember 2025 | 22:40 WIB
Lefundes Tepis Isu Kelelahan, Borneo FC Pacu Ambisi Juara Paruh Musim

Lefundes Bantah Borneo FC "Habis Bensin", Target Juara Paruh Musim Tetap Menyala

Isu bahwa performa Borneo FC mulai meredup di Liga 1 2025-2026 dibantah keras oleh pelatih mereka, Fabio Lefundes. Sang juru taktik asal Brasil itu menegaskan timnya sama sekali tidak kehabisan tenaga. Justru, ambisi untuk menjadi juara paruh musim masih jadi tujuan utama sebelum putaran pertama kompetisi ditutup.

Memang, sorotan banyak tertuju ke Samarinda belakangan ini. Setelah sempat mencetak 11 kemenangan beruntun di awal musim, ritme Borneo FC terlihat tak sepadat dulu. Beberapa pengamat bahkan berkomentar, energi Pesut Etam sudah mulai terkikis jelang babak kedua nanti.

Namun begitu, Lefundes punya pandangan lain. Baginya, fluktuasi dalam kompetisi panjang seperti ini adalah hal yang sangat manusiawi dan wajar terjadi.

“Tidak ada tim yang bisa tampil konsisten sepanjang musim, setidaknya selama saya berada di sini,”

Ucap Lefundes, seperti dikutip dari laman resmi klub, Sabtu (27/12/2025) lalu.

Di sisi lain, posisi di klasemen juga bicara. Saat ini, Borneo FC masih kokoh di peringkat kedua dengan koleksi 34 poin. Mereka seimbang dengan Persib Bandung yang baru saja naik ke puncak setelah menaklukkan PSM Makassar dengan skor tipis 1-0. Jaraknya sangat mepet.

Nah, inilah momentum krusialnya. Borneo masih punya tiga laga sisa di putaran pertama: melawan Malut United (28 Desember), lalu berhadapan dengan PSM Makassar (3 Januari), dan terakhir menjamu Persita Tangerang (9 Januari). Tiga pertandingan itu ibarat peluang emas untuk kembali merebut posisi teratas.

Lefundes jelas memasang target tinggi. Dia berharap anak asuhnya bisa meraih poin maksimal dari sisa jadwal ini.

“Kami masih punya tiga pertandingan lagi di putaran pertama. Semoga kami bisa menambah poin sebanyak mungkin, agar di putaran kedua nanti kami bisa melakukan penyesuaian yang dibutuhkan,”

tutupnya. Pesannya jelas: Borneo belum selesai, dan perburuan gelar masih sangat terbuka.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar