Sabtu (27/12) lalu, di Nonthaburi Gymnasium, Thailand, Timnas Futsal U-16 Indonesia harus puas bermain imbang 3-3 melawan tuan rumah. Meski begitu, hasil seri itu sudah cukup untuk membawa mereka melangkah ke partai puncak.
Pertandingan berlangsung sengit. Indonesia sempat beberapa kali unggul, tapi Thailand selalu bisa membalas. Mereka tak pernah benar-benar menyerah. Dua gol Indonesia dicetak oleh Muhammad Dafa Ramadan, sementara satu gol lainnya disumbangkan oleh Hetson Sirait.
Menurut sejumlah saksi, laga itu benar-benar ujian mental. Thailand bermain keras di depan pendukungnya sendiri, menekan sejak menit awal.
Namun begitu, anak-anak asuhan pelatih Arya Bramantara itu cukup tangguh. Mereka bertahan, lalu menyerang balik dengan cepat. Itu resep yang cukup ampuh sepanjang turnamen.
Dengan poin akhir 8, Indonesia duduk di peringkat kedua klasemen. Thailand, sebagai juara grup, mengumpulkan 10 poin. Nah, karena format turnamen ini hanya mempertemukan juara dan runner up grup di final, maka kedua tim akan berjumpa lagi pada Senin (29/12) mendatang. Ya, lawannya tetap Thailand.
Perjalanan menuju final sebenarnya cukup impresif. Sebelum ditahan Thailand, mereka menang 4-2 atas Myanmar, kemudian imbang 2-2 dengan Vietnam. Bahkan, Brunei dibantai 5-0 dan Malaysia pun takluk 1-0. Performa yang solid, meski kadang ada momen-memen genting.
Piala AFF Futsal U-16 memang hanya diikuti lima negara dalam satu grup. Jadi, setiap pertandingan ibarat final bagi mereka yang ingin naik podium.
Sekarang, tinggal satu laga lagi. Tantangan terberat menanti. Bisakah mereka mengulangi performa bagus dan mengalahkan Thailand di partai yang benar-benar menentukan?
Artikel Terkait
Pedrosa Soroti Langkah Strategis Ducati di Pasar Pembalap MotoGP 2027
Persib Dibantai Ratchaburi 3-0, Misi ke Babak Selanjutnya ACL Two Hampir Mustahil
FIGC Selidiki Antonio Conte Diduga Hina Wasit di Coppa Italia
Barcelona Tanpa Rashford Hadapi Atletico di Semifinal Copa del Rey