Di sisi lain, ada satu hal yang menurutnya lebih mengganggu daripada sekadar hasil: suasana stadion yang kosong. Tanpa sorak suporter, Gelora Bumi Kartini terasa hampa dan aneh. Van Gastel dengan tegas menyoroti hal ini.
“Bagi saya, bermain dalam suasana seperti ini sangat mengerikan. Dan saya pikir hal itu mungkin tercermin pada tim saya,” ujar pelatih asal Belanda itu.
Dampaknya, menurut dia, tidak main-main. Bukan cuma pemain di lapangan yang terpengaruh, tapi semua orang yang terlibat. “Jadi, jika tidak ada penggemar, maka suasana menjadi mengerikan. Bukan hanya bagi para pemain, tetapi saya pikir bagi semua orang yang ada di stadion,” lanjutnya.
Imbang di Jepara ini membuat perjalanan PSIM agak tersendat. Mereka masih bertengger di posisi kelung klasemen sementara dengan 23 poin. Perhatian kini tertuju pada laga selanjutnya. Pada Senin (29/12/2025) mendatang, Laskar Mataram akan menjamu PSBS Biak. Itu adalah kesempatan emas untuk membenahi keadaan dan kembali merangkak naik.
Artikel Terkait
Veda Ega Pratama Ukir Sejarah, Pembalap Indonesia Pertama Podium di MotoGP
Timnas Indonesia Hadapi Saint Kitts dan Nevis dengan Selisih Nilai Pasar Pemain 50 Kali Lipat
Eredivisie Tegaskan Tak Akan Ulangi Pertandingan Meski Status Pemain Dipertanyakan
Kiandra Ramadhipa Siap Berlaga di FIM Moto3 Junior World Championship 2026