Mata Elektronik Makin Tajam, Tilang ETLE di Jakarta Melonjak 61 Persen

- Senin, 05 Januari 2026 | 12:12 WIB
Mata Elektronik Makin Tajam, Tilang ETLE di Jakarta Melonjak 61 Persen

Data terbaru dari Ditlantas Polda Metro Jaya menunjukkan tren yang jelas: tilang elektronik atau ETLE makin marak sepanjang 2025. Angkanya naik, dan cukup signifikan. Kalau dilihat, sistem tilang statis naik 44 persen, sementara yang bergerak atau mobile justru melonjak lebih tinggi, mencapai 61 persen.

Secara rinci, untuk tilang statis, tahun lalu tercatat 227.626 kasus. Bandingkan dengan 2024 yang 'hanya' 157.970 kasus.

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin, memberikan konfirmasi soal hal ini. Ia ditemui di Jakarta Selatan.

"Untuk pelanggaran ETLE mobile pada 2025 tercatat 27.317 pelanggaran, sedangkan tahun 2024 ada 16.951,"

Konsekuensinya, tilang manual jadi berkurang drastis. Cuma 72.375 kasus sepanjang 2025, turun 62 persen dari tahun sebelumnya yang nyaris menembus 190 ribu pelanggaran.

Komarudin menegaskan, sistem ini sifatnya impersonal dan adil. Kamera ETLE tak pandang bulu.

"Dengan penegakan hukum ETLE, siapa pun pengguna jalan, kendaraan dinas TNI, Polri, Pemda, siapa pun yang melakukan pelanggaran otomatis akan ter-capture,"

Nah, kalau dirinci berdasarkan jenis kendaraannya, ada hal menarik. Jumlah kendaraan yang melanggar secara keseluruhan memang naik tipis, sekitar 3 persen, menjadi 186.855 unit. Namun, di sisi lain, pelanggaran yang dilakukan kendaraan penumpang justru anjlok 29 persen, menjadi 102.113 kendaraan. Angka ini jauh lebih rendah ketimbang 2024 yang mencapai 143.544 unit.

Harapannya jelas. Komarudin berharap ETLE bisa membangun budaya tertib berlalu lintas di Jakarta. Untuk mendukung itu, upaya penambahan infrastruktur akan digencarkan tahun ini.

"Upaya tersebut dilakukan dengan memiliki 'Traffic Management Center' dengan tampilan sebanyak 4.437 kamera yang mampu memantau hampir seluruh ruas-ruas jalan di Jakarta,"

Jadi, ruang gerak para pelanggar di ibu kota dipastikan akan makin sempit. Mata elektronik itu terus bertambah, mengawasi setiap sudut jalan.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar