Tertinggal sejak dini, PSM langsung berusaha bangkit. Serangan demi serangan dilancarkan, meski seringkali mentah di depan kotak penalti Malut United. Peluang emas baru datang jelang turun minum. Mufli Hidayat mendapat bola liar di area penalti, sayangnya sepakannya masih melambung tinggi. Sungguh kesempatan yang disia-siakan.
Memasuki babak kedua, Malut United nyaris menggandakan keunggulan. Di menit 57, Ciro Alves menunjukkan aksi lincahnya dengan solo run melewati beberapa pemain. Umpan silangnya yang berbahaya hampir disarangkan David Da Silva, tapi masih bisa ditepis dengan susah payah oleh Hilman Syah.
Drama pun memuncak di penghujung pertandingan. Menit ke-88, wasit awalnya memberi penalti untuk PSM setelah Rizky Eka dilanggar Wbeymar Angulo di kotak terlarang. Suasana stadion langsung bergemuruh.
Tapi, sebelum eksekusi dilakukan, wasit memutuskan untuk meninjau ulang insiden itu melalui VAR. Setelah melihat monitor, ia mengubah keputusannya. Penalti dibatalkan. Kekecewaan jelas terpancar dari wajah para pemain dan suporter PSM.
Peluit panjang akhirnya berbunyi. Tak ada lagi gol yang tercipta. Malut United berhasil menjaga keunggulan tipis 1-0 hingga laga usai, merampas poin penuh dari kandang PSM Makassar.
Artikel Terkait
Pesta Padel dan Gelak Tawa Warnai HUT ke-9 kumparan
Wali Kota Makassar Pelajari Tata Kelola JIS untuk Wujudkan Stadion Untia yang Mandiri
Deadline Transfer Menipis, Sergio Castel Jadi Solusi Persib?
Liverpool Incar Bek PSV Berdarah Indonesia untuk Perkuat Lini Belakang