Panahan dan Silat Sumbang Emas, Indonesia Kokoh di Peringkat Dua SEA Games

- Rabu, 17 Desember 2025 | 22:12 WIB
Panahan dan Silat Sumbang Emas, Indonesia Kokoh di Peringkat Dua SEA Games

Posisi kedua masih dipegang Indonesia di SEA Games 2025 Thailand. Perolehan medali kontingen Merah Putih hingga Rabu malam (17/12) terpantau cukup gemilang: 72 emas, 85 perak, dan 94 perunggu. Tentu saja, angka ini masih bisa berubah karena laga-laga sengit masih terus berlangsung.

Di antara sederet prestasi hari ini, ada nama Diananda Choirunisa yang bersinar. Atlet panahan itu sukses menyabet emas nomor recurve perorangan putri setelah mengalahkan pemanah Vietnam, Huyen Diep Trieu, di Sport Authority of Thailand, Bang Kapi. Rasanya, kemenangan Diananda memberi energi positif tersendiri.

Tak mau kalah, rekan satu cabangnya, Riau Ega, juga tampil perkasa. Dia meraih emas di nomor recurve perorangan putra. Bahkan, tim recurve beregu putra yang diisi Riau Ega, Arif Dwi Pangestu, dan Ahmad Khoirul Baasith ikut menambah koleksi emas. Panahan Indonesia benar-benar jadi andalan.

Dari gelanggang lain, pesilat Safira Dwi Meilani berjaya. Dia mengalahkan lawan dari Vietnam di nomor tanding putri class B 50-55 kg, yang digelar di Impact Arena Muang Thong Thani, Bangkok. Prestasi serupa ditorehkan Muhammad Zaki Zikrillah Prasong dari kelas C putra. Mereka berdua membuktikan tradisi silat Indonesia tetap kuat.

Cabang bela diri lain juga tak mau diam. Dari judo, Muhammad Rizqi Maulana asal Karawang berhasil meraih emas di nomor up to and including 55 kg putra. Kemenangannya itu menambah daftar panjang medali hari ini, yang secara keseluruhan berkontribusi besar pada tumpukan medali Indonesia.

Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir sudah menyampaikan target. Indonesia mengejar 80 hingga 85 medali emas di ajang kali ini.

"Kalau kita rebut 80-an emas (80-85 emas), itu ya sama dengan target seperti (SEA Games) sebelumnya yaitu ranking tiga," ujar Erick, seperti dikutip media.

Dengan 996 atlet yang diterjunkan, target tiga besar klasemen akhir memang terlihat realistis. Namun begitu, perjuangan belum usai. SEA Games 2025 masih berlangsung hingga 20 Desember nanti. Masih ada waktu untuk memperjuangkan setiap poin dan mengejar posisi terbaik.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar