Namun begitu, sambutan dari KOI barangkali ingin menyampaikan pesan lain. Bukan soal hasil akhir, tapi penghargaan atas proses. Pengalungan bunga itu seperti simbol dukungan moral, pengakuan bahwa mereka sudah berjuang, meski akhirnya tak berbuah manis.
Lantas, apa langkah selanjutnya? Untuk sementara, tidak ada agenda timnas dalam waktu dekat. Para pemain akan bubar, kembali ke klub masing-masing. Tapi satu hal pasti: evaluasi menyeluruh menunggu. Timnas U-22 diharapkan bisa memetik pelajaran dari kegagalan ini, bangkit, dan tampil lebih baik di kompetisi-kompetisi mendatang.
Malam itu di bandara, setelah bunga-bunga itu dikalungkan, mereka pun berjalan perlahan menuju pintu keluar. Membawa beban yang mungkin lebih berat dari tas koper mereka: kekecewaan, dan harapan untuk bangkit lagi.
Artikel Terkait
Persija Juarai Klasemen Penonton Super League 2025/2026
Indonesia Kirim 17 Wakil ke Kejuaraan Asia 2026, Ganda Putra Jadi Sorotan
Frans Putros Dipanggil Timnas Irak untuk Persiapan Play-off Piala Dunia
AFC Jatuhkan Sanksi, Malaysia Kalah WO dan Gagal ke Piala Asia 2027