Namun begitu, sambutan dari KOI barangkali ingin menyampaikan pesan lain. Bukan soal hasil akhir, tapi penghargaan atas proses. Pengalungan bunga itu seperti simbol dukungan moral, pengakuan bahwa mereka sudah berjuang, meski akhirnya tak berbuah manis.
Lantas, apa langkah selanjutnya? Untuk sementara, tidak ada agenda timnas dalam waktu dekat. Para pemain akan bubar, kembali ke klub masing-masing. Tapi satu hal pasti: evaluasi menyeluruh menunggu. Timnas U-22 diharapkan bisa memetik pelajaran dari kegagalan ini, bangkit, dan tampil lebih baik di kompetisi-kompetisi mendatang.
Malam itu di bandara, setelah bunga-bunga itu dikalungkan, mereka pun berjalan perlahan menuju pintu keluar. Membawa beban yang mungkin lebih berat dari tas koper mereka: kekecewaan, dan harapan untuk bangkit lagi.
Artikel Terkait
Arsenal Hajar Leeds 4-0, Akhiri Tren Buruk di Puncak Klasemen
Bernardo Tavares Hadapi Hantu Masa Lalu di GBT
Kekalahan Malut United di Ternate Guncang Papan Atas Super League
PSM Makassar Terjepit: Trucha Berjibaku Lawan Semen Padang yang Berubah Total