Jalur Baru Basket Indonesia: Kampus dan Klub Profesional Bersinergi

- Selasa, 09 Desember 2025 | 00:00 WIB
Jalur Baru Basket Indonesia: Kampus dan Klub Profesional Bersinergi

JAKARTA – Peta pembinaan basket di Indonesia mungkin akan segera berubah. Ini menyusul kolaborasi strategis yang baru saja diresmikan antara Pelita Jaya Basketball dan Universitas Bakrie. Intinya, kerja sama ini membuka peluang lebar bagi pemain Liga Mahasiswa untuk melangkah ke level profesional. Sebuah terobosan yang bisa melahirkan student-athlete berkualitas dengan masa depan lebih terjamin.

Nota kesepahaman (MoU) itu ditandatangani di kawasan Kuningan, Jakarta, pada Senin (8/12/2025). Kedua pihak sepakat untuk bersinergi dalam pengembangan pendidikan, pelatihan, dan tentu saja peningkatan kompetensi sumber daya manusia di ranah olahraga khususnya bola basket.

Bagi Presiden Klub Pelita Jaya Jakarta, Andiko Ardi Purnomo, kolaborasi ini adalah sesuatu yang sudah lama dinantikan.

“Kerja sama dengan Universitas Bakrie sudah lama kami harapkan. Beasiswa atlet ini membuka kesempatan bagi pemain untuk berkembang di lapangan dan di kelas,” ujar Andiko.

Dia mengakui, menjadi atlet yang juga mahasiswa bukan perkara mudah. Butuh fokus dan disiplin ekstra.

“Karakter itulah yang ingin kami bentuk. Sinergi ini kami harap bisa memperkuat posisi Universitas Bakrie di liga mahasiswa, sekaligus mencetak generasi penerus Pelita Jaya nantinya,” tambahnya.

Di sisi lain, Rektor Universitas Bakrie, Prof Sofia W Alisjahbana, melihat kolaborasi ini sebagai langkah penting. Menurutnya, ini adalah cara untuk mempererat hubungan antara dunia kampus dan industri olahraga profesional.

“Kami melihat potensi besar dalam mengintegrasikan disiplin akademik dengan pengalaman lapangan dari Pelita Jaya,” kata Sofia.

Universitas Bakrie berkomitmen menyediakan akses pendidikan yang relevan dan berkualitas bagi para atlet. Untuk mewujudkannya, mereka menyiapkan kuota Beasiswa Atlet khusus anggota Pelita Jaya. Program ini juga dilengkapi fleksibilitas akademik. Tujuannya jelas: agar jadwal latihan dan kompetisi yang padat tidak mengganggu proses perkuliahan.

Kolaborasi ini, jika dilihat lebih jauh, berpotensi menciptakan sebuah pondasi pembinaan baru yang lebih terstruktur. Para pemain muda tak cuma diasah keterampilan bolanya di lapangan. Mereka juga dipersiapkan dengan bekal akademik yang mumpuni. Sebuah persiapan penting untuk menghadapi dunia olahraga profesional yang penuh persaingan, baik untuk jangka pendek maupun panjang.

Jalurnya kini semakin jelas. Dari kampus, langsung ke liga top.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar