Kalau bicara legenda bulu tangkis Indonesia, nama Taufik Hidayat pasti tak akan pernah terlupa. Prestasinya gemilang, tapi ada satu hal yang bikin orang selalu ternganga: pukulan backhand smash-nya yang bisa melesat hingga 260 km per jam! Kecepatan itu bukan main-main, bahkan untuk standar dunia sekalipun.
Kariernya sebagai tunggal putra memang cemerlang. Taufik mengoleksi 27 gelar juara dan pernah menduduki puncak ranking BWF. Puncaknya tentu saat ia menyabet emas Olimpiade Athena 2004, meneruskan tradisi emas setelah Alan Budikusuma.
Namun begitu, di luar semua gelar itu, yang paling melekat pada dirinya adalah backhand mematikannya itu. Dalam sebuah momen, pukulan khasnya tercatat mencapai kecepatan fantastis, 260 km/jam. Bukan rekor sembarangan.
Yang menarik, Taufik sendiri seolah tak bisa menjelaskan bagaimana ia menguasai teknik itu. Baginya, itu lebih seperti anugerah.
“Itu (backhand smash), enggak tahu ya. Bagi saya itu seperti berkah spesial dari Tuhan kepada saya," ujarnya dalam suatu kesempatan.
Karena saking ikoniknya, tak sedikit pemain lain yang mencoba meniru. Sebut saja HS Prannoy dari India atau Lee Zii Jia dari Malaysia. Tapi hasilnya? Tetap saja tak ada yang bisa menyamai keaslian dan kekuatan backhand sang maestro.
Di sisi lain, julukan 'Raja Backhand Smash' pun melekat padanya. Taufik mengaku tak terlalu memikirkan soal julukan, meski ia bersyukur atas apresiasi itu.
"Saya enggak tahu ya, itu orang saja yang bilang backhand smash. Tapi saya berterima kasih ke mereka dan saya memang punya sesuatu, punya pukulan yang enggak semua orang punya," tandasnya.
Jadi, begitulah sekelumit kisah Taufik Hidayat. Seorang legenda dengan senjata pamungkas yang kecepatannya nyaris seperti kilat. Wajar saja kalau banyak yang menempatkannya sebagai salah satu pemain terhebat sepanjang masa.
Artikel Terkait
Timnas U-17 Indonesia Fokus ke Laga Lawan Qatar usai Kalahkan China, Pelatih Ingatkan Jangan Terlena
Inter Milan Siapkan Dana Hingga Rp820 Miliar untuk Revolusi Skuad Musim Depan
Izin SUGBK untuk Laga Persija vs Persib Masih Menggantung, Pengelola Tunggu Rapat Koordinasi
Persib Bandung Incar Kiper Eredivisie Ronald Koeman Jr. untuk Musim Depan