Lagi-lagi kekalahan. Dewa United harus pulang dengan tangan hampa setelah ditundukkan Persib Bandung dengan skor tipis 1-0 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat malam lalu. Ini bukanlah hal yang baru, melainkan bagian dari tren buruk yang sepertinya sulit dihentikan. Sudah delapan kali mereka kalah dari dua belas pertandingan yang dijalani.
Pelatih mereka, Jan Olde Riekerink, tampak kebingungan. Di depan awak media, ia mengaku tidak paham betul apa yang sebenarnya terjadi. Meski begitu, sang pelatih asal Belanda itu punya firasat. Menurutnya, ada sesuatu yang tidak beres dengan keseimbangan timnya. Itu yang menjadi akar masalah.
"Saya sudah melalui fase seperti ini sejak tiga tahun silam. Mulai dari peringkat 16, lalu naik ke posisi 5, bahkan sempat berada di peringkat 2," ujarnya.
"Tapi sekarang, saya benar-benar tidak tahu apa yang terjadi. Harusnya kita bekerja sepuluh kali lebih keras lagi agar performa kita meningkat dari tahun ke tahun."
Ia tak menampik bahwa kualitas pemain sebenarnya ada. Hanya saja, ketika bicara keseimbangan, semuanya serasa tidak nyambung.
"Menurut saya, kami punya pemain dan tim yang berkualitas. Tapi ya, dari sisi keseimbangan, ada yang bermasalah. Itulah masalah utama kita saat ini," tambah Riekerink.
Di sisi lain, situasi di klasemen semakin pelik. Dewa United terperosok di urutan ke-14 dengan koleksi 10 poin. Tantangan berikutnya tidak kalah berat: mereka akan berjumpa dengan Persita Tangerang pada Sabtu, 29 November mendatang. Bisa keluar dari lubang ini? Waktulah yang akan menjawab.
Artikel Terkait
Veda Ega Pratama Pulang ke Indonesia, Rindu Masakan Kampung Halaman Usai Balap di Hungaria
Timnas Indonesia Kalahkan Mozambik 1-0 dalam Laga FIFA Matchday di SUGBK
Timnas Indonesia Kalahkan Mozambik 1-0 di SUGBK, Gol Tunggal Ole Romeny
Spanyol Tak Terbendung Tanpa Lamine Yamal, Bantai Peru 3-1 di Laga Uji Coba