Borobudur Marathon 2025 baru saja usai. Tapi kali ini, gelar barunya sebagai Elite Label World Athletics bikin suasana jadi beda. Standar penyelenggaraannya naik kelas. Rutenya sudah terverifikasi, kategori lombanya ditambah, dan persyaratan teknisnya jauh lebih ketat. Semua itu dihadirkan bukan cuma buat kejar waktu, tapi juga buat ciptakan pengalaman yang berarti bagi setiap pelari.
Nah, status elite ini nggak main-main. Semua aspek dicek secara menyeluruh, termasuk produk yang disajikan di water station. Mulai dari kandungan mineral, kesegaran rasa, sampai soal keamanan pangannya harus sesuai standar internasional. Makanya, pemilihan official mineral water pun jadi hal yang krusial.
Di sinilah Le Minerale masuk. Mereka berhasil memenuhi semua kriteria ketat itu dan akhirnya jadi satu-satunya air mineral yang lolos seleksi. Air mineral itu mendukung 11.500 pelari yang berlomba pada Minggu (16/11) lalu, di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.
Race Director Borobudur Marathon 2025, Andreas Kansil, mengungkapkan bahwa dengan status baru ini, pilihan jatuh lagi ke Le Minerale. “Kami memang harus pastikan water station-nya berkualitas tinggi, bisa memenuhi kebutuhan cairan sesuai standar dunia. Karena itulah kami kembali gandeng Le Minerale. Mereka punya kandungan mineral alami yang penting untuk ganti mineral yang hilang, biar pelari nggak loyo,” jelas Andreas.
Tahun ini, rute baru juga dihadirkan untuk kasih pengalaman berbeda. Meski begitu, medan tanjakan legendarisnya tetap ada. Tetap jadi tantangan utama yang nggak boleh dilewatkan.
Untuk bantu pelari taklukkan rute baru yang penuh tanjakan epik itu, water station Le Minerale disebar di sepanjang jalur. Tercatat ada 24 titik untuk kategori full marathon, 10 titik untuk half marathon, dan 3 titik untuk lomba 10K.
Dari sisi medis, dr. Wawan Budisusilo Sp.KO, Medical Doctor Borobudur Marathon 2025, menambahkan bahwa penempatan water station ini sudah disesuaikan dengan kebutuhan hidrasi pelari. “Penempatannya tiap jarak tertentu itu penting banget, apalagi di event marathon dengan cuaca panas. Kalau dibanding luar negeri, jarak antar water station mereka lebih jauh karena iklimnya beda. Kita kan tropis, jadi strategi hidrasinya harus lebih intensif. Kita standby dari kilometer awal sampai tengah, kira-kira setiap 2,5 km,” paparnya.
“Semakin jauh jarak tempuh, kebutuhan hidrasi dan mineral juga makin tinggi. Makanya jarak antar water station-nya dipersempit. Yang penting bukan cuma cairan, tapi juga penggantian mineral yang hilang lewat keringat. Harapannya, pelari bisa manfaatkan asupan ini dengan baik,” tambah dr. Wawan.
Pendapat senada datang dari Ibnu Jamil, pelari profesional dari Le Minerale Running Squad. Menurutnya, dengan kandungan mineral alaminya, Le Minerale bantu penuhi kebutuhan cairan dan mineral ribuan pelari di Borobudur Marathon. Performa mereka pun jadi lebih optimal.
“Sebelum, selama, dan sesudah lari, saya selalu cukupi kebutuhan cairan dan mineral pakai Le Minerale. Selama balapan di sini, tiap water station pasti saya singgahi. Saya minum meski sedikit-sedikit, biar terhindar dari kram karena dehidrasi,” ungkap Ibnu.
Melihat antusiasme peserta, Head of Public Relation and Digital Le Minerale, Yuna Eka Kristina, mengaku bersyukur dan bangga. Le Minerale bisa terlibat dalam ajang berkelas dunia ini.
Keikutsertaan Le Minerale di Borobudur Marathon semakin tegaskan posisinya sebagai air mineral berkualitas tinggi. Lewat 24 titik water station, mereka hadir menemani setiap langkah pelari menuju finish.
“Kami sangat berterima kasih bisa dipercaya lagi jadi official mineral water. Dengan rute baru yang penuh ‘tanjakan cinta’, menjaga kebugaran tubuh pelari adalah prioritas. Lewat kandungan mineral alami, kami ingin pastikan setiap atlet terpenuhi kebutuhan cairan dan mineralnya, sehingga performa mereka tetap terjaga sampai garis akhir,” pungkas Yuna.
Artikel Terkait
Herdman Puji Emil Audero Usai Timnas Indonesia Hentikan Puasa Kemenangan 38 Tahun Lawan Oman
Jonatan Christie ke Semifinal Indonesia Open 2026 Usai Kalahkan Yushi Tanaka Lewat Duel Ketat
Indonesia Pukul Oman 2-0 di Babak Pertama Laga Garuda Championship Series
Jonatan Christie Taklukkan Yushi Tanaka, Melaju ke Semifinal Indonesia Open 2026