Gattuso Minta Maaf, Italia Gagal Lolos Langsung Piala Dunia 2026 Usai Dipecundangi Norwegia
Kekalahan telak Timnas Italia dengan skor 1-4 dari Norwegia pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa menjadi pukulan berat. Hasil ini memastikan Azzurri gagal meraih tiket langsung ke Piala Dunia 2026. Menanggapi performa buruk tersebut, pelatih Gennaro Gattuso secara terbuka menyampaikan permintaan maafnya kepada seluruh publik Italia.
Sebelum pertandingan, peluang Italia untuk menyalip Norwegia di puncak klasemen Grup I memang sangat tipis. Mereka membutuhkan kemenangan fantastis dengan selisih sembilan gol. Meski demikian, kemenangan dalam laga ini diharapkan dapat menjadi pembalasan atas kekalahan 0-3 yang dialami di Oslo pada bulan Juni lalu.
Sayangnya, harapan itu pupus. Italia justru tampil di bawah standar. Mereka sempat unggul lebih dulu berkat gol Francesco Pio Esposito, namun permainan mereka runtuh total di babak kedua. Norwegia membalas dengan membongkar pertahanan Italia melalui dua gol Erling Haaland, ditambah satu gol masing-masing dari Antonio Nusa dan Jorgen Strand Larsen.
Sorakan Kekecewaan untuk Gattuso dan Pernyataan Maaf
Usai pertandingan, Gennaro Gattuso mendapat sorakan keras yang menandakan kekecewaan suporter Italia. Menghadapi hal itu, pelatih tersebut langsung menyampaikan permintaan maaf melalui siaran RAI Sport.
"Pertama-tama, kami harus meminta maaf kepada suporter kami, karena kekalahan 1-4 adalah hasil yang sangat berat," kata Gattuso.
Ia mengakui timnya tampil solid di babak pertama, tetapi penurunan performa yang drastis setelah jeda menjadi penyebab utama kekalahan. Gattuso menyayangkan babak kedua yang sama sekali tidak memenuhi standar permainan yang diharapkan.
Artikel Terkait
Jonatan Christie Tersingkir di Perempat Final Badminton Asia Championships 2026
Timnas Futsal Indonesia Hadapi Tekanan dan Harapan Jelang Semifinal Lawan Vietnam
Barcelona Tunda Pergerakan untuk Leao, Fokus Selesaikan Transfer Rashford
Lima Wakil Indonesia Bertarung di Perempat Final Badminton Asia Championship 2026