Johan merinci lokasi sumber air tersebut, antara lain di area Gunung Salak, Gunung Pangrango, Gunung Mandalawangi, Gunung Gede, dan Gunung Bromo. Setiap lokasi telah melalui proses seleksi yang ketat untuk memastikan kualitas dan keasliannya.
Bukti Keaslian pada Kemasan dan Verifikasi BPOM
Keaslian sumber air pegunungan Le Minerale bukan sekadar klaim. Konsumen dapat melihat informasi ini secara jelas pada kemasan produk, di mana tercantum label "air mineral pegunungan" serta daftar kandungan mineralnya.
Johan menekankan bahwa pencantuman label tersebut harus melalui proses verifikasi dan uji kelayakan yang ketat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Hal ini menjadi bukti komitmen Le Minerale terhadap kualitas, keaslian, dan kredibilitas ilmiah produknya.
Pembuktian Ilmiah dan Komitmen Keberlanjutan
Keaslian sumber dan kandungan mineral alami dalam Le Minerale juga dapat dibuktikan melalui serangkaian pengujian ilmiah. Metode yang digunakan meliputi analisis isotop, kajian geologi dan geofisika, serta studi hidro-kimia.
Di luar aspek kualitas produk, Le Minerale berkomitmen pada prinsip keberlanjutan. Perusahaan memastikan bahwa proses pengambilan air dilakukan dengan menjaga kelestarian sumber daya air dan lingkungan sekitar pegunungan. Seluruh proses produksi dilakukan secara higienis dan telah mendapatkan izin resmi dari pemerintah.
Artikel Terkait
Langit 2026: Gerhana Matahari Tak Tampak, Gerhana Bulan Masih Berpeluang
Dua Pencuri Motor Tembaki Warga, Ditangkap Usai Buron ke Yogyakarta dan Cimahi
Drone Misterius di Perbatasan Korea: Klaim, Bantahan, dan Ancaman Diplomatik
KPK Beberkan Modus Korupsi Kuota Haji Tambahan, Mantan Menag Yaqut Ditahan