"Damai berarti terciptanya hubungan harmonis di tengah perbedaan. Sedangkan inklusif menekankan prinsip non-diskriminasi dimana pembangunan harus dirasakan oleh seluruh masyarakat," jelas Tito Karnavian mengenai makna kategori tersebut.
Proses Penilaian yang Objektif dan Transparan
Dalam kesempatan tersebut, Mendagri secara langsung menyerahkan penghargaan kepada daerah penerima kategori Cita Daerah Damai dan Inklusif. Ia meyakinkan bahwa seluruh proses penilaian telah dilakukan secara objektif melalui metode yang terukur.
Tito Karnavian menyampaikan selamat kepada daerah yang berhasil meraih penghargaan dan berharap daerah lain termotivasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sehingga dapat meraih pengakuan serupa di masa depan.
Acara Anugerah Cita Negeri juga dihadiri oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Direktur Utama Kompas TV Rosianna Silalahi, serta para kepala daerah dan pejabat terkait lainnya.
Artikel Terkait
Korlantas Polri Gunakan Drone ETLE untuk Pantau Arus Lalu Lintas di Exit Tol Cibiru-Cileunyi
Polda Metro Jaya Bantah Pelaku Penganiayaan di SPBU Cipinang Anggota Polisi
Kemensos-Kemenkop Dorong 18 Juta Penerima Bansos Masuk Koperasi Desa
Ukraina Serang Stasiun Minyak Rusia di Tatarstan, Picu Ketegangan dengan Hongaria dan Slovakia