Tingkat Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Presiden Prabowo Subianto Capai 77,7%
Lembaga survei Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei terbaru mengenai tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto dalam setahun pertama pemerintahannya. Hasil survei secara jelas menunjukkan bahwa mayoritas atau 77,7% masyarakat menyatakan puas dengan kinerja yang telah ditunjukkan.
Metodologi Survei yang Akurat
Survei nasional ini dilaksanakan pada periode 20-27 Oktober 2025 dengan melibatkan 1.220 responden dari seluruh provinsi di Indonesia. Metode pengambilan sampel menggunakan multistage random sampling dengan distribusi yang proporsional. Survei ini memiliki margin of error ±2,9% pada tingkat kepercayaan 95% dan dilakukan quality control ketat untuk memastikan keakuratan data wawancara.
Rincian Tingkat Kepuasan Masyarakat
Burhanuddin Muhtadi, Founder dan Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, memaparkan bahwa 77,7% responden menyatakan sangat puas atau cukup puas dengan kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran. Sebaliknya, sebanyak 19,8% responden mengungkapkan kurang puas, dan 1,0% menyatakan tidak puas sama sekali.
Faktor Pendorong Kepuasan Publik
Beberapa alasan utama yang mendasari tingginya tingkat kepuasan publik ini antara lain adalah komitmen pemerintah dalam program pemberantasan korupsi. Selain itu, masyarakat juga menilai kinerja presiden sebagai bagus, tegas, berwibawa, dan berani. Program-program nyata seperti pemberian bantuan sosial dan yang paling menonjol adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga menjadi bukti kerja yang diapresiasi publik.
Tingkat Kepercayaan pada Lembaga Negara
Survei ini turut mengukur tingkat kepercayaan masyarakat terhadap berbagai lembaga. Hasilnya, TNI dan institusi kepresidenan menempati posisi sebagai dua lembaga dengan tingkat kepercayaan publik tertinggi di tahun pertama pemerintahan ini.
Artikel Terkait
Prabowo Sapa Ribuan Peserta Aksi Damai di Depan DPR Usai Sampaikan Kerangka Ekonomi 2027
AS dan Iran Gagal Capai Damai, Israel Siaga Penuh Hadapi Eskalasi Perang di Timur Tengah
Pemerintah Beri Diskon Tiket Pesawat dan Bebaskan Bea Impor Suku Cadang untuk Selamatkan Pariwisata di Tengah Krisis Energi
DPR Luncurkan Buku Reformasi Tata Kelola Haji, Dorong Penguatan Kementerian Haji dan Umrah