Kementerian Desa Jalin Kerja Sama dengan ITB Ahmad Dahlan untuk Percepat Pembangunan Desa
Kementerian Desa PDTT dan ITB Ahmad Dahlan Tandatangani MoU - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kementerian Desa PDTT), Yandri Susanto, secara resmi menjalin kemitraan dengan Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Ahmad Dahlan. Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) berlangsung di Gedung Sasana Kriya TMII, yang menjadi landasan bagi sinergi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat di desa serta daerah tertinggal.
Dorong Generasi Socio Technopreneur untuk Indonesia Emas 2045
Dalam orasi ilmiahnya yang bertajuk "Membangun Generasi Socio Technopreneur Menuju Indonesia Emas 2045", Menteri Yandri menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah awal yang nyata. Beliau menyampaikan ajakan langsung kepada para wisudawan untuk turut serta membangun Indonesia yang dimulai dari desa dan dari tingkat akar rumput.
Harapannya, kolaborasi ini dapat mempercepat pembangunan desa melalui berbagai program pendidikan dan penelitian. Hal ini sekaligus membuka ruang gerak yang lebih luas bagi mahasiswa dan alumni ITB Ahmad Dahlan untuk berkontribusi secara nyata.
Desa Sebagai Pusat Pembangunan dan Peluang Socio Technopreneur
Yandri Susanto menekankan bahwa desa merupakan pusat dan akar pembangunan, selaras dengan Asta Cita ke-6. Ia melihat momentum ini sebagai peluang emas untuk menciptakan lapangan kerja, bukan sekadar mencari kerja. Membangun dari desa dinilainya sebagai peluang luar biasa yang membutuhkan kolaborasi semua pihak, di mana alumni ITB Ahmad Dahlan diharapkan menjadi garda terdepan.
Empat Wisudawan Peraih Penghargaan atas Kontribusi di Desa
Pada kesempatan yang sama, Menteri Yandri memberikan penghargaan kepada empat wisudawan berprestasi yang telah menerima beasiswa dari dana desa. Mereka adalah:
- Ni Luh Gede Sujianingsih (Direktur BUMDesa Sanur Kaja, Bali)
- Yudi Apriyanto (Sekretaris Desa Hanura, Lampung)
- Anastasius Delik (Kepala Desa Palangan, Kalimantan Tengah)
- Petrus Hale Luan (Kepala Urusan Perencanaan Desa Kletek, NTT)
Penghargaan ini membuktikan bahwa dana desa berperan signifikan dalam meningkatkan kualitas SDM desa, di mana mereka mampu menyelesaikan kuliah sambil menjalankan tugas di desanya.
Program Strategis: Dari Desa Ekspor hingga Swasembada
Kemitraan dengan perguruan tinggi seperti ini akan mendorong berbagai program strategis pembangunan desa. Fokusnya adalah implementasi 12 Aksi Bangun Desa Bangun Indonesia, yang mencakup terwujudnya desa ekspor, pengembangan desa wisata, serta mencapai swasembada di sektor pangan, energi, dan air.
Menteri Yandri menegaskan komitmennya: "Dana desa akan terus didorong untuk peningkatan kapasitas SDM," tutupnya, menandai semangat baru dalam pembangunan desa yang kolaboratif dan berkelanjutan.
Artikel Terkait
Komnas HAM Terancam Deadlock, DPR Didorong Segera Isi Kursi Kosong
Komnas HAM Beroperasi dengan Satu Kursi Kosong, Kinerja dan Legitimasi Terancam
Gempa M 6,4 Guncang Pacitan, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami