Pemuda Tasikmalaya Dirampok dan Diborgol Geng Motor Setelah Dijebak Akun Palsu Facebook
Seorang pria berinisial RR (24) menjadi korban perampokan yang dilakukan oleh geng motor di Tasikmalaya, Jawa Barat. Modus kejahatan ini dimulai dengan penjebakan menggunakan akun Facebook palsu yang mengatasnamakan seorang wanita.
Polisi telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus ini. Dua di antaranya, yaitu Emin (25) dan Arpan, berhasil diamankan. Satu pelaku lainnya, berinisial IW (23), masih dalam daftar pencarian orang (DPO) dan buron polisi.
Kronologi Penjebakan dan Perampokan di Tasikmalaya
Pelaku berhasil memanipulasi korban, RR, hingga bersedia diajak bertemu secara langsung pada hari Minggu (26/10). Saat korban tiba di lokasi pertemuan, momen itulah yang ditunggu para pelaku untuk melakukan aksinya.
Tanpa banyak bicara, RR langsung disergap. Emin memiting korban dari belakang sambil mengambil ponsel dari saku celananya. Arpan kemudian memukul perut RR dan memborgol kedua tangannya. Sementara itu, IW menggeledah tubuh korban dan membongkar bagasi sepeda motornya.
Meski dalam kondisi diborgol, korban berhasil melarikan diri dari lokasi kejadian. Sayangnya, sepeda motor dan ponsel miliknya berhasil dibawa kabur oleh para pelaku.
Pengakuan Kapolres Tasikmalaya Kota
Dalam konferensi pers, Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Moch Faruk Rozi, membenarkan terjadinya peristiwa ini. Ia menjelaskan, "Korbannya disekap, diborgol, kemudian diambil ponsel dan sepeda motornya."
Faruk juga memaparkan perkembangan penangkapan, "Salah seorang tersangka diamankan di daerah Tangerang. Ada dua yang berhasil kami tangkap, yaitu inisial A dan E, sementara inisial IW masih DPO."
Dari hasil penyelidikan, terungkap bahwa ketiga pelaku merupakan anggota dari sebuah geng motor yang aktif beroperasi di wilayah tersebut.
Kasus ini menjadi peringatan penting bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap pertemanan di media sosial dan menghindari pertemuan dengan orang yang tidak dikenal.
Artikel Terkait
Macan Tutul Masuk Rumah Warga di Bandung, Dua Orang Terluka
Kodam IV/Diponegoro Bantah Anggota Intelijennya Awasi Anies di Karanganyar
Anggota DPR Tegaskan Bunuh Diri Siswa SD di NTT Tak Terkait Program Makan Bergizi Gratis
Satlantas Serang Gelar Ramp Check Bus, Cek Kelayakan dan Kesehatan Pengemudi