Warga Baduy Dalam Jadi Korban Begal di Rawasari, Uang dan Madu Dagangan Raib
Seorang warga Baduy Dalam, Repan, menjadi korban pencurian dengan kekerasan atau begal di kawasan Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Insiden begal ini mengakibatkan korban kehilangan uang sebesar Rp 3 juta dan 10 botol madu yang merupakan barang dagangannya.
Kronologi Pencurian dengan Kekerasan terhadap Warga Baduy
Peristiwa begal ini terjadi pada Minggu (26/10). Saat itu, korban sedang berjualan madu dan aksesoris khas Baduy. Tiba-tiba, empat orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor dan membawa senjata tajam menghadangnya. Menurut laporan polisi, keempat pelaku langsung mengambil paksa tas yang berisi barang-barang milik Repan.
Korban Alami Luka dan Kerugian Materiell
Akibat aksi begal ini, Repan tidak hanya menderita kerugian materi. Dia juga mengalami luka di tangan kirinya setelah diserang dengan senjata tajam yang dibawa pelaku. Selain kehilangan uang Rp 3 juta, sepuluh botol madu dagangannya juga ikut raib.
Laporan Sudah Diterima dan Ditangani Polisi
Kepala Desa Kanekes, Oom, membenarkan identitas Repan sebagai warga adat Baduy Dalam. Pihaknya telah melaporkan peristiwa begal ini ke Polsek Cempaka Putih. Saat ini, kasus pencurian dengan kekerasan terhadap warga Baduy ini sedang ditangani oleh unit Reskrim setempat. Pihak desa berharap polisi segera menangkap pelaku dan kejadian serupa tidak terulang lagi.
Artikel Terkait
Kemhan dan TNI Efisiensi Penggunaan BBM untuk Alutsista dan Kendaraan Dinas
Kim Jong Un Kembali Terpilih sebagai Presiden Urusan Negara dalam Sidang Majelis Rakyat
Rekayasa Lalu Lintas One Way Berlaku di Tol Batang-Cikampek Antisipasi Puncak Arus Balik
Kemenhub Tegaskan Keselamatan Jadi Prioritas Utama Arus Balik Lebaran 2026