Rapat kerja dengan Komisi III DPR, Rabu lalu, cukup menarik. Ketua KPK Setyo Budiyanto berbicara panjang lebar soal bagaimana operasi tangkap tangan atau OTT di lapangan tak lagi sesederhana dulu. Modusnya berubah, cara kerja penegak hukum pun harus menyesuaikan.
Dulu, kata Setyo, transaksi para koruptor seringkali berlangsung langsung. Tatap muka, serah terima fisik, relatif jelas. Sekarang? Semuanya jadi lebih berlapis. Mereka pakai skema yang disebut 'layering', memakai perantara, sehingga jejaknya samar.
“Jadi OTT yang sekarang ini prosesnya sudah beralih, modusnya sudah berubah,” ucap Setyo.
“Kalau dulu mungkin secara langsung, face to face mereka ketemu. Tapi sekarang menggunakan layering.”
Nah, karena itulah, momen krusial justru terjadi setelah penangkapan pertama. KPK punya waktu 1x24 jam untuk bergerak cepat. Momen itu dimaksimalkan buat menelusuri dan mengamankan pihak-pihak lain yang diduga masih terlibat dalam rantai korupsi tersebut.
“Sehingga dalam kesempatan 1x24 jam, itulah yang kami maksimalkan untuk bisa mengungkap semua proses yang sudah terjadi,” tegasnya.
Artikel Terkait
Gempa 2,9 SR Guncang Cilacap, Getaran Lembut Terasa Malam Ini
Kaesang Yakin PSI Bisa Rebut Lebih dari Tiga Kursi di Sulsel
Starmer dan Xi Jinping Bertemu di Beijing, Upaya Cairkan Hubungan yang Membeku
Amran Sulaiman Masuk DEN, Pacu Biofuel dari Sawit hingga Singkong