Pendidikan Tinggi Kunci Indonesia Emas 2045, Menurut Mendagri Tito Karnavian

- Senin, 03 November 2025 | 16:30 WIB
Pendidikan Tinggi Kunci Indonesia Emas 2045, Menurut Mendagri Tito Karnavian

Mendagri Tito Karnavian: Pendidikan Tinggi Kunci Capai Indonesia Emas 2045

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menekankan peran strategis pendidikan tinggi untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Pernyataan ini disampaikan dalam acara Dies Natalis ke-65 Universitas Sriwijaya (UNSRI) di Auditorium Kampus Indralaya, Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Indonesia Emas 2045: Lebih dari Sekadar Seratus Tahun Kemerdekaan

Tito Karnavian menjelaskan bahwa Indonesia Emas 2045 bukan hanya peringatan seratus tahun kemerdekaan, tetapi sebuah proyeksi besar untuk menempatkan Indonesia setara dengan negara-negara maju. Keyakinan ini didukung oleh prediksi dari lembaga internasional terkemuka seperti IMF, McKinsey, dan World Bank.

Dia menyatakan, "Dengan trajectory pertumbuhan ekonomi dan stabilitas politik yang baik, Indonesia akan melompat. Tahun 2040 sampai 2045 menjadi kekuatan ekonomi dominan nomor 4 atau nomor 5 terbesar di dunia," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (3/11/2025).

Optimisme dan Potensi Besar Indonesia

Mendagri optimis proyeksi tersebut dapat terwujud. Indonesia dinilai memiliki potensi besar, ditopang oleh pertumbuhan ekonomi yang kuat dan struktur sosial-ekonomi yang semakin matang. Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024 menunjukkan bahwa 17,13% penduduk Indonesia sudah tergolong kelas menengah, sementara 49,22% lainnya berada dalam kategori menuju kelas menengah.

"Artinya ada harapan untuk kita menjadi negara maju yang didominasi kelas menengah," ungkapnya.

Dua Pilar Keyakinan Menuju Indonesia Maju

Keyakinan terhadap masa depan Indonesia, menurut Tito, didasari pada dua hal fundamental: perubahan paradigma pertarungan dunia dan pengalaman empiris yang disaksikan langsung.

Ia memaparkan pergeseran paradigma global dari realisme ke arah liberalisme dan konstruktivisme, di mana aktor non-negara dan norma internasional memainkan peran penting dalam politik global.

Tito juga mengangkat contoh kesuksesan Cina yang menjadi kekuatan ekonomi dunia berkat optimalisasi Sumber Daya Manusia (SDM).

Pendidikan sebagai Kunci Utama

"Kalau sumber daya manusianya hebat, sumber daya alamnya juga hebat, dikelola baik [kita akan] melompat ke negara [maju]. Kunci [kita] adalah pendidikan, untuk menjadi tenaga kerja yang unggul, maka angkatan kerja kita harus terdidik dan terlatih, serta sehat," tegasnya.

Acara ini dihadiri oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Rektor UNSRI Taufiq Marwa, serta sejumlah pejabat daerah dan sivitas akademika UNSRI.

Komentar