Prabowo Tegaskan Komitmen APEC untuk Ekonomi Inklusif dan UMKM di KTT APEC 2025

- Sabtu, 01 November 2025 | 10:50 WIB
Prabowo Tegaskan Komitmen APEC untuk Ekonomi Inklusif dan UMKM di KTT APEC 2025
Prabowo Tegaskan Komitmen APEC untuk Ekonomi Inklusif dan UMKM di KTT APEC 2025

Prabowo Tegaskan Komitmen APEC untuk Ekonomi Inklusif dan UMKM di KTT APEC 2025

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa forum Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) didirikan atas prinsip pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan kerja sama antarnegara. Dalam pidatonya, Prabowo menyoroti langkah nyata Indonesia, termasuk pemberdayaan UMKM dan pembangunan ribuan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, sebagai upaya konkret membangun ekonomi inklusif.

Misi Utama APEC: Perdagangan Bebas yang Adil dan Setara

Prabowo menegaskan bahwa misi utama APEC untuk memfasilitasi perdagangan bebas harus dilandasi oleh prinsip keadilan dan kesetaraan. Pernyataan ini disampaikannya dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC di Gyeongju, Korea Selatan, pada Jumat (31/10/2025).

"Peran dan misi utama APEC adalah memfasilitasi perdagangan bebas, investasi, serta kerja sama multilateral berdasarkan rasa kebersamaan di seluruh kawasan kita," ujar Prabowo. "Keyakinan ini harus tetap kita jaga. Kita tidak boleh membiarkan perpecahan merusak stabilitas yang selama ini menopang pertumbuhan kita," imbuhnya.

Komitmen Indonesia pada Sistem Perdagangan Multilateral

Presiden menekankan bahwa sekarang adalah momen yang tepat bagi negara-negara APEC untuk memperbarui komitmen terhadap kerja sama ekonomi multilateral yang terbuka, adil, dan inklusif. "Indonesia berkomitmen terhadap sistem perdagangan multilateral yang berbasis aturan, dengan WTO (Organisasi Perdagangan Dunia) sebagai intinya, demi memastikan setiap pihak dapat bersaing secara setara," tegasnya.

Pentingnya Inklusivitas dan Keberlanjutan bagi Masa Depan

Prabowo melanjutkan bahwa pertumbuhan ekonomi yang tidak inklusif justru akan memecah belah dan menciptakan ketidakstabilan. Hal ini, menurutnya, tidak kondusif bagi terciptanya perdamaian dan kemakmuran jangka panjang.

"Karena itu, inklusivitas harus menjadi pedoman kita. Keberlanjutan juga harus senantiasa menjadi kompas utama bagi masa depan dunia yang aman. APEC harus memastikan bahwa manfaat perdagangan dan investasi dapat dirasakan oleh semua pihak, agar tidak ada satu pun ekonomi yang tertinggal," kata Prabowo.

Program Nasional Indonesia: UMKM dan Koperasi Desa Merah Putih

Sebagai bukti komitmen, Prabowo memaparkan program nasional yang sedang dijalankan pemerintahannya. Fokus utamanya adalah menciptakan ekonomi yang inklusif dari akar rumput melalui pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pendirian Koperasi Desa Merah Putih di seluruh pelosok Indonesia.

"Di Indonesia, kami memberdayakan UMKM, membangun ribuan koperasi, dan memberi kesempatan bagi masyarakat untuk memiliki peran lebih besar dalam perekonomian," tutup Presiden Prabowo Subianto.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar