Seorang warga negara Indonesia berusia 50 tahun kini ditahan kepolisian Norwegia. Ini terjadi pasca sebuah kecelakaan lalu lintas yang cukup serius. Kementerian Luar Negeri RI, lewat KBRI di Oslo, sudah mulai memantau perkembangan kasus ini untuk memastikan hak-hak WNI tersebut terlindungi.
Juru bicara Kemlu, Vahd Nabyl, memberikan konfirmasi pada Sabtu (31/1/2026).
"Ada musibah kecelakaan di daerah Hardstad tanggal 27 Januari lalu. KBRI sudah melakukan komunikasi dengan WNI yang terlibat," jelasnya.
Menurut informasi yang beredar, kejadiannya berlangsung di jalan raya E10, tepatnya selatan Elvemokrysset di kotamadya Tjeldsund. Waktu kejadian sekitar pukul empat sore waktu setempat, Selasa (27/2) lalu. Cuaca saat itu disebut-sebut cukup ekstrem: jalanan tertutup salju dan suhu udara berada di bawah nol derajat.
Vahd menambahkan, upaya pendampingan hukum sedang dijalankan.
"Kami juga berkoordinasi dengan kepolisian setempat. Tujuannya jelas, memantau kondisi dan menjamin hak-hak hukumnya, termasuk soal pendampingan pengacara," ucap Vahd.
Di sisi lain, media Norwegia NRK melaporkan detail yang lebih gamblang. WNI yang ditahan adalah pengemudi mobil yang membawa empat orang penumpang semuanya berasal dari Indonesia. Rencananya, mereka sedang dalam perjalanan dari Tromsø menuju Lofoten dengan singgah di Narvik.
Sayangnya, mobil yang mereka tumpangi terlempar dan berakhir menghadap arah yang berlawanan. "Mereka yang di dalam mobil sudah dipulangkan dari rumah sakit," kata Ronny Kristoffersen, kepala kepolisian di Harstad.
Namun begitu, dampak kecelakaan ini ternyata lebih tragis. Kecelakaan itu melibatkan dua kendaraan dengan total tujuh orang. Lima orang dilaporkan terluka, tiga di antaranya harus dilarikan ke UNN Harstad menggunakan ambulans.
Yang memilukan, dua wanita warga Norwegia berusia 70-an meninggal dunia dalam insiden tersebut. Satu berasal dari Sandnes, Rogaland, dan satunya lagi dari Harstad. Seorang wanita ketiga, juga dari Harstad dan masih memiliki hubungan keluarga dengan korban, mengalami luka-luka dan ikut dilarikan ke rumah sakit.
Saat ini, tim investigasi dari Administrasi Jalan Raya Norwegia telah turun tangan. Polisi menyatakan penyelidikan akan terus dilakukan lebih mendalam. Sementara dari Jakarta, Kemlu dan KBRI Oslo terus berkomunikasi intens untuk memantau proses hukum yang dijalani warga negaranya di negeri orang.
Artikel Terkait
200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas dalam Perayaan May Day 2026
Bareskrim Gagalkan Peredaran 18 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia, Tiga Tersangka Ditangkap
Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren, 110 Personel Damkar Dikerahkan
Pemerintah Percepat Penertiban Perlintasan Sebidang Usai Kecelakaan KA di Bekasi