Nimibutr Stadium, Sabtu sore itu, menyaksikan duel seru antar ganda putra Indonesia. Leo Carnando dan Bagas Maulana berhasil melaju ke final Thailand Masters 2026. Mereka harus mengalahkan rekan senegaranya sendiri, Rian Ardianto dan Rahmat Hidayat, dalam pertarungan yang berlangsung dua gim.
Di gim pertama, Leo dan Bagas langsung menunjukkan dominasi. Mereka seolah tak memberi kesempatan, menciptakan jarak 8-2 sejak awal. Keunggulan itu terus mereka jaga dengan rapi, masuk ke interval dengan angka 11-5. Usai jeda, permainan mereka tetap solid. Bahkan, mereka meraih enam poin beruntun yang membawa mereka ke posisi 20-7. Gim pertama pun ditutup dengan kemenangan telak 21-8.
Namun begitu, situasi berubah di gim kedua. Rahmat dan Rian tampil lebih baik, berhasil memimpin 6-9. Mereka bahkan mampu menjaga keunggulan tipis itu hingga interval, dengan skor 8-11. Laga terasa jauh lebih ketat dan menegangkan.
Tapi Leo/Bagas tak menyerah. Usai interval, mereka perlahan bangkit, mengejar ketertinggalan poin demi poin. Momentum berbalik di saat-saat krusial, ketika skor akhirnya menyamai di angka 18-18. Dalam tekanan seperti itu, Leo dan Bagas menunjukkan kualitasnya sebagai unggulan pertama turnamen. Dua poin akhir berhasil mereka raih, mengamankan kemenangan di gim kedua dengan skor 21-18.
Kemenangan ini mengantarkan mereka ke babak puncak. Di final nanti, sudah menunggu junior mereka sendiri, Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin. Pasangan muda itu sebelumnya berhasil mengatasi wakil China dengan dua gim langsung, 21-16 dan 21-15.
Jadi, final Thailand Masters 2026 akan menjadi pertarungan semua Indonesia. Sebuah pertunjukan yang pasti tak ingin dilewatkan.
Artikel Terkait
Persib Bandung Balikkan Keadaan, Kalahkan Bhayangkara 4-2 dan Rebut Puncak Klasemen dari Borneo FC
Tim Uber Indonesia Kalahkan Denmark, Tantang Korea Selatan di Semifinal
Pedrosa Prediksi Duel Bezzecchi vs Marquez di MotoGP 2026, Martin Jadi Kuda Hitam
Bruno Moreira Diuji di Empat Laga Sisa: Kapten Persebaya Harus Buktikan Diri di Tengah Standar Tinggi Bernardo Tavares