Gangguan Mesin Tap MRT & Transjakarta Dikritik Pedas: Solusi Segera Diperlukan

- Sabtu, 01 November 2025 | 07:40 WIB
Gangguan Mesin Tap MRT & Transjakarta Dikritik Pedas: Solusi Segera Diperlukan

Gangguan Mesin Tap MRT & Transjakarta Dikritik Wakil Ketua DPRD DKI dan Gubernur

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino menyuarakan kekhawatiran serupa dengan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengenai masalah mesin tap di transportasi umum MRT Jakarta dan Transjakarta. Kedua pihak menekankan perlunya perbaikan segera terhadap sistem pembayaran yang sering bermasalah tersebut.

Keluhan Langsung dari Pengguna Setia MRT

Sebagai pengguna rutin MRT rute Blok A hingga Bundaran HI, Wibi mengaku kerap mengalami gangguan pada proses tap in dan tap out. Ia menegaskan bahwa masalah teknis ini sangat mengganggu kenyamanan penumpang dan harus segera dicarikan solusinya.

Dampak terhadap Minat Masyarakat Gunakan Transportasi Umum

Wibi memperingatkan bahwa pembiaran masalah ini berpotensi menurunkan minat masyarakat dalam menggunakan transportasi publik. Sistem pembayaran yang merupakan pintu pertama pelayanan publik dinilai krusial dalam membangun kepercayaan masyarakat.

Dorongan Audit Teknis dan Integrasi Pembayaran

Wibi mendorong operator MRT Jakarta dan Transjakarta untuk segera melakukan audit teknis menyeluruh. Selain itu, ia juga mendesak percepatan integrasi pembayaran digital guna menciptakan layanan transportasi yang benar-benar efisien dan modern bagi warga Jakarta.

Konfirmasi Keluhan dari Pihak Gubernur DKI

Gubernur Pramono Anung sebelumnya telah mengkonfirmasi mengalami masalah serupa dengan mesin tap-in dan tap-out. Ia mengakui sering menemui kendala teknis saat menggunakan kartu elektronik di berbagai layanan transportasi umum ibukota.

Komitmen Perbaikan dari Pemerintah Provinsi

Pemprov DKI Jakarta menyatakan telah menangani berbagai keluhan masyarakat terkait mesin tap yang rusak, termasuk kasus saldo yang tersedot ganda. Pramono telah meminta jajaran Transjakarta dan MRT Jakarta untuk melakukan perbaikan sistem secara menyeluruh agar tidak terulang kembali di masa depan.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar