Revitalisasi Pasar Induk & Asrama Inggrisan Banyuwangi Ditargetkan Rampung Akhir 2025
Banyuwangi - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko Infrastruktur), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), melakukan peninjauan langsung terhadap progres revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi dan kawasan heritage Asrama Inggrisan. Proyek strategis senilai Rp 152 miliar ini ditargetkan tuntas pada akhir tahun 2025 dan siap beroperasi penuh pada Januari 2026.
Progres Pembangunan dan Rincian Pasar Induk Banyuwangi
Revitalisasi yang dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sejak Oktober 2024 ini telah menunjukkan kemajuan signifikan. Menurut Project Manager proyek, Ikhwan Fatoni, progres fisik pembangunan secara keseluruhan telah mencapai 52 persen dan saat ini telah memasuki tahap finishing.
Pasar Induk Banyuwangi yang baru dibangun di atas lahan seluas 10.600 meter persegi akan menampung total 777 kios dan los. Rinciannya adalah bangunan sisi utara dua lantai (209 los/kios) dan sisi selatan dua lantai (568 kios/los), dengan total luas bangunan utama mencapai 15.872 meter persegi. Pasar ini akan terbagi menjadi area pasar basah, pasar kering, dan area kuliner, serta dilengkapi dengan gedung parkir khusus.
Arsitektur Bernuansa Kearifan Lokal dan Heritage
AHY mengapresiasi desain arsitektur proyek yang tetap mempertahankan nilai sejarah dan menonjolkan kearifan lokal Banyuwangi. Pasar Induk didesain dengan arsitektur khas suku Osing, sementara Asrama Inggrisan, sebagai cagar budaya, direvitalisasi dengan tetap menjaga orisinalitas bangunannya. Ke depannya, Asrama Inggrisan akan dijadikan destinasi wisata sejarah dan edukasi yang menarik.
Dampak Ekonomi dan Penyerapan Tenaga Kerja Lokal
Proyek revitalisasi ini telah menyerap hingga 250 tenaga kerja lokal setiap harinya, memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar. AHY berharap, kehadiran pasar induk yang modern dan nyaman ini dapat semakin menggeliatkan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banyuwangi.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyambut baik dukungan pemerintah pusat dan berharap kawasan revitalisasi ini nantinya menjadi destinasi baru yang mampu mendongkrak kunjungan wisatawan dan perputaran ekonomi warga.
Dengan segala persiapan dan percepatan yang dilakukan, proyek revitalisasi Pasar Induk dan Asrama Inggrisan Banyuwangi dipastikan akan menjadi pusat perbelanjaan dan wisata heritage yang baru dan berdampak luas bagi kemajuan Kabupaten Banyuwangi.
Artikel Terkait
Manchester City Tertahan 3-3 oleh Everton, Gagal Dekati Arsenal di Puncak Klasemen
Mobil Tabrak Kerumunan di Leipzig, Dua Tewas dan Pengemudi Ditangkap
Polda Jateng Gagalkan Penyelundupan 18 Burung Kasturi Kepala Hitam dari Papua, Tiga Nelayan Jadi Tersangka
Tiga Kementerian Rancang PKS Perkuat Perlindungan Pekerja Migran Lewat Program Migran Aman