MRT Jakarta Benahi Gangguan Tap In/Tap Out: Solusi Jangka Pendek & Sistem Baru 2027

- Jumat, 31 Oktober 2025 | 07:05 WIB
MRT Jakarta Benahi Gangguan Tap In/Tap Out: Solusi Jangka Pendek & Sistem Baru 2027
MRT Jakarta Perbaiki Sistem Tap In Tap Out Gangguan - Respons Permintaan Gubernur

MRT Jakarta Akan Perbaiki Sistem Tap In Tap Out yang Sering Gangguan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara resmi meminta manajemen Transjakarta dan MRT Jakarta untuk segera memperbaiki sistem tap in dan tap out yang sering mengalami gangguan. Permintaan ini disampaikan langsung setelah beliau mengakui sering mengalami kendala serupa sebagai pengguna.

Respons dan Rencana Perbaikan MRT Jakarta

Menanggapi permintaan Gubernur, PT MRT Jakarta (Perseroda) melalui Kepala Divisi Corporate Secretary, Rendy Primartantyo, menyatakan komitmennya untuk mengedepankan keandalan sistem dan kenyamanan penumpang.

"Saat ini, kami terus melakukan pemeliharaan rutin serta perbaikan bertahap terhadap seluruh perangkat, termasuk mesin tap in dan tap out di seluruh stasiun, sebagai bagian dari langkah jangka pendek untuk menjaga kualitas layanan," jelas Rendy pada Jumat (31/10/2025).

Rencana Jangka Panjang: Sistem Pembayaran Lebih Modern di Fase 2

Untuk solusi jangka panjang, MRT Jakarta akan melakukan perbaikan sistem pembayaran secara menyeluruh. Peningkatan ini akan berjalan beriringan dengan penyelesaian proyek MRT Jakarta Fase 2.

"Perbaikan dan peningkatan sistem pembayaran secara menyeluruh akan dilakukan seiring dengan penyelesaian pekerjaan paket sistem untuk Fase 2 MRT Jakarta yang ditargetkan selesai pada tahun 2027, dengan dukungan perangkat sistem yang lebih baik dan modern," tambah Rendy.

Visi Tap In Sambil Berlari Ala Kota Besar Dunia

Gubernur Pramono Anung juga menyampaikan harapannya agar sistem tap di Jakarta dapat mencontoh kota-kota besar dunia yang lebih praktis dan cepat. Beliau membayangkan para komuter dapat melakukan tap in dengan gerakan ringan, bahkan sambil berlari.

MRT Jakarta menyambut baik visi ini. "Kami harap demikian (ke depan bisa sambil lari), mengingat pada pengembangan jangka panjang tentunya akan digunakan sistem yang lebih baik dan modern," imbuh Rendy.

Sebelumnya, Pramono mengungkapkan keluhannya atas sistem tap yang sering tidak berjalan baik dan menyebabkan masalah seperti saldo tersedot ganda. Beliau telah meminta semua sistem pembayaran transportasi yang terkoneksi di Jakarta untuk segera dibenahi agar lebih efisien dan modern.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar