"Sebagai induk yang mendirikan PPP, kami merasa penting untuk melihat PPP tumbuh dan besar kembali. Harapan kami di 2029 bisa kembali dengan suara yang lebih besar," ucap Hamdan.
Laporan Muktamar dan Undangan Bergabung dari PPP
Di sisi lain, Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono, menyatakan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk silaturahmi sekaligus pelaporan hasil Muktamar PPP yang digelar pada September lalu.
"Kami datang untuk bersilaturahmi, melaporkan hasil muktamar, dan meminta pandangan serta bimbingan dari Syarikat Islam," jelas Mardiono.
Mardiono juga membuka peluang dan berharap Hamdan Zoelva dapat memberikan masukan bagi kepengurusan baru PPP, bahkan bersedia bergabung dalam struktur partai untuk bersama-sama membesarkan PPP.
Konsolidasi Kekuatan Politik Islam Menuju Pemilu 2029
Pertemuan antara pimpinan PPP dan Syarikat Islam ini menjadi sinyal kuat adanya upaya konsolidasi dan rekonsolidasi kekuatan politik Islam di Indonesia. Dengan dukungan moral dari organisasi pendiri seperti Syarikat Islam, PPP diharapkan mampu bangkit kembali dan menjadi kekuatan utama politik umat dalam menghadapi Pemilu 2029.
Artikel Terkait
Mendagri Terbitkan SE, ASN Daerah Boleh WFH Setiap Jumat Mulai 2026
Menaker Usulkan Industri Kreatif Jadi Laboratorium Magang Nasional
Bupati Banyuwangi Paparkan Capaian 2025: IPM Naik, Kemiskinan Turun, Ekonomi Tumbuh 5,65%
Menteri Fadli Zon Dukung Rencana Festival Budaya Internasional pada 2026