Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan persetujuan resmi kepada Korea Selatan untuk mengembangkan kapal selam bertenaga nuklir. Keputusan strategis ini diumumkan setelah pertemuan bilateral dengan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung di Gyeongju.
Kesepakatan pengembangan kapal selam nuklir ini menjadi bagian dari kerja sama investasi dan pembuatan kapal antara kedua negara. Dalam pernyataannya di platform Truth Social, Trump menegaskan bahwa persetujuan ini akan menggantikan kapal selam bertenaga diesel yang dianggap kurang lincah dengan teknologi nuklir yang lebih maju.
Lokasi pembangunan kapal selam bertenaga nuklir Korea Selatan akan berada di Galangan Kapal Philadelphia, Amerika Serikat. Trump menyatakan bahwa proyek ini akan menjadi momentum kebangkitan industri pembuatan kapal di Amerika Serikat.
Pengumuman ini disampaikan bersamaan dengan penyelenggaraan pertemuan puncak APEC di Korea Selatan, menandai perkembangan signifikan dalam hubungan pertahanan dan perdagangan antara Amerika Serikat dan Korea Selatan.
Artikel Terkait
Densus 88 Ungkap 70 Lebih Anak Terpapar Ideologi Kekerasan dari Komunitas Online
Potongan Diduga Uang Rp100 Ribu dan Rp50 Ribu Ditemukan di TPA Liar Bekasi
BRIN Prediksi Awal Ramadan 2026 Berbeda Akibat Metode Hilal Lokal dan Global
Putra Mahkota Abu Dhabi Sampaikan Duka untuk Korban Banjir Sumatera dalam Pertemuan dengan Megawati