Gus Ipul Instruksikan Seluruh Unit Kemensos Bersinergi Sukseskan MPLS Sekolah Rakyat

- Kamis, 02 Juli 2026 | 21:35 WIB
Gus Ipul Instruksikan Seluruh Unit Kemensos Bersinergi Sukseskan MPLS Sekolah Rakyat

Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, meminta seluruh unit kerja di lingkungan Kementerian Sosial bahu-membahu memastikan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat berjalan lancar. MPLS dijadwalkan dimulai pada 14 Juli 2026.

"Karena ini menjadi kepentingan seluruh Kementerian Sosial, bukan hanya tanggung jawab satu pihak saja. Jadi semua harus tahu, semua harus terlibat, semua harus ikut mendengarkan, dan semua harus berkontribusi," kata Gus Ipul dalam keterangan tertulis, Kamis (2/7/2026), usai memimpin rapat koordinasi kesiapan MPLS di kantor Kemensos.

Rapat tersebut membahas empat klaster kesiapan. Pertama, kesiapan fisik, sarana prasarana, dan perlengkapan di Sekolah Rakyat. Kedua, kesiapan migrasi dan rekrutmen siswa. Ketiga, kesiapan kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan. Keempat, kesiapan pelaksanaan MPLS Sekolah Rakyat.

Gus Ipul juga meminta para kepala sentra mengawal proses perpindahan siswa dari Sekolah Rakyat Rintisan ke Sekolah Rakyat Permanen. Ia mengingatkan agar sarana yang ditinggalkan di lokasi sebelumnya tetap dirawat. "Jangan sampai kursi, bangku, dan perlengkapan lainnya masih ditinggalkan di sana menjadi rusak. Semua itu harus dirawat. Jangan sampai ada yang hilang," ujarnya.

MPLS Sekolah Rakyat akan berlangsung pada 14-31 Juli 2026. Setelah itu, masa matrikulasi dijadwalkan pada 3 Agustus hingga 30 September 2026. Rangkaian kegiatan MPLS meliputi pengenalan sekolah, pemeriksaan kesehatan, pengenalan tata tertib, pembentukan karakter, dan kegiatan pendukung lainnya.

Gus Ipul menyampaikan enam arahan untuk memperkuat kesiapan pelaksanaan MPLS. Pertama, mengaktifkan kembali Sekretariat Bersama (Sekber) Sekolah Rakyat dan satuan kerja terkait, serta memastikan kesiapan perpindahan dari SR Rintisan ke SR Permanen dan pelaksanaan MPLS tepat pada 14 Juli 2026. Kedua, melaksanakan simulasi menyeluruh perpindahan, dimulai dengan uji coba di satu titik SR Permanen sebelum diterapkan di seluruh sekolah. Ketiga, mempercepat distribusi perlengkapan sekolah dan pengadaan perlengkapan siswa baru, serta memastikan tidak ada keterlambatan maupun penyimpangan dalam proses pengadaan.

Keempat, meningkatkan koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum terkait alih pengetahuan pengelolaan sarana dan prasarana SR Permanen, meliputi listrik, air bersih, keamanan gedung, dan fasilitas pendukung lainnya. Kelima, mengaktifkan kembali Gugus Tugas Pengendalian untuk mengatasi hambatan menjelang 14 Juli, menyusun mitigasi risiko, dan memastikan setiap titik Sekolah Rakyat memiliki penanggung jawab yang memantau kesiapan. Keenam, memetakan kebutuhan anggaran tambahan apabila diperlukan untuk mendukung penyelenggaraan Sekolah Rakyat.

"Saya berharap turun tangan semua ini. Turun tangan, bukan tangan turun ya. Turun tangan," tutup Gus Ipul.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags