Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat sektor kelautan dan perikanan sebagai langkah strategis menjaga ketahanan pangan nasional dan mengendalikan inflasi. Menurutnya, keberhasilan ekonomi biru sangat bergantung pada sinergi erat antara pusat dan daerah.
Hal itu disampaikan Wiyagus dalam Rapat Koordinasi Nasional Akselerasi Program Kerja Prioritas Nasional Sektor Kelautan dan Perikanan di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, Kamis (2/7/2026).
"Sektor kelautan dan perikanan ini tidak hanya menjadi penggerak ekonomi daerah, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045," ujarnya dalam keterangan tertulis.
Wiyagus memaparkan, perekonomian nasional hingga triwulan I 2026 tumbuh 5,61 persen, sementara inflasi Juni 2026 terkendali di angka 3,34 persen. Sektor kelautan dan perikanan berperan besar karena sekitar 54 persen kebutuhan protein hewani masyarakat dipenuhi dari konsumsi ikan, dan sekitar 7,9 juta penduduk miskin menggantungkan hidup pada sektor ini.
Untuk memperkuat kontribusi tersebut, Wiyagus meminta seluruh pemda mengutamakan program pembangunan kelautan dan perikanan dalam dokumen perencanaan dan penganggaran daerah, mulai dari RPJMD, RKPD, hingga APBD. Langkah ini, kata dia, akan memastikan kebijakan nasional dapat diimplementasikan secara optimal hingga tingkat daerah.
"Oleh karena itu, penguatan sektor kelautan dan perikanan menjadi bagian yang sangat penting dan strategis dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus mengendalikan inflasi," tuturnya.
Wiyagus juga mengajak pemda terus berinovasi dalam pengelolaan potensi kelautan secara berkelanjutan. Ia berharap tata kelola yang semakin baik mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan daya saing ekonomi daerah.
"Kami mendorong daerah untuk terus berinovasi, memperkuat tata kelola, serta mengembangkan potensi kelautan dan perikanan secara berkelanjutan guna mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah," pungkasnya.
Kegiatan itu turut dihadiri Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, serta para gubernur, bupati, dan wali kota dari seluruh Indonesia.
Artikel Terkait
Prabowo Terima Kunjungan Kenegaraan Lukashenko, Indonesia-Belarus Luncurkan Peta Jalan Kerja Sama 2026-2030
Belarus Siap Dukung Ketahanan Pangan Indonesia Lewat Transfer Teknologi dan Industri
Produksi Ikan Melimpah, Stunting di Daerah Penghasil Ikan Masih Tinggi
Indonesia dan Belarusia Perkuat Kerja Sama Pangan dan Energi