Mensesneg Prasetyo Hadi Ditunjuk Pimpin Satgas Mitigasi PHK, Pemerintah Evaluasi Pelatihan Usai Tiga Peserta Meninggal

- Sabtu, 27 Juni 2026 | 06:15 WIB
Mensesneg Prasetyo Hadi Ditunjuk Pimpin Satgas Mitigasi PHK, Pemerintah Evaluasi Pelatihan Usai Tiga Peserta Meninggal

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi resmi ditunjuk sebagai ketua Satuan Tugas Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Penunjukan ini menjadi salah satu dari rangkaian peristiwa politik yang mewarnai pemberitaan pada Jumat pekan lalu.

Satgas tersebut dibentuk sebagai respons terhadap gelombang PHK yang mulai mengkhawatirkan di berbagai sektor industri. Prasetyo Hadi akan memimpin koordinasi antar kementerian dan lembaga untuk merumuskan langkah-langkah pencegahan serta penanganan dampak pemutusan hubungan kerja.

Di hari yang sama, Presiden Prabowo Subianto menghadiri Sarasehan Kebangsaan yang digelar di Jakarta Convention Center. Acara ini diikuti oleh sekitar 2.600 peserta yang terdiri dari rektor, dosen, peneliti, ilmuwan, serta perwakilan perguruan tinggi bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional.

Dalam kesempatan itu, Prabowo menyampaikan keyakinannya bahwa kunci kemajuan suatu negara terletak pada pemanfaatan potensi akademisi dan ilmuwan. Ia menilai negara-negara maju mampu tumbuh karena memberikan ruang dan kepercayaan kepada para cendekiawan untuk berkontribusi dalam pembangunan.

"Rahasia negara bisa maju ada pada akademisi dan ilmuwan," ujar Prabowo dalam pidatonya di hadapan ribuan peserta sarasehan.

Presiden juga menyampaikan kebanggaannya terhadap perkembangan industri otomotif nasional. Ia menegaskan bahwa Indonesia kini mulai mampu memproduksi mobil sendiri, sebuah capaian yang dinilai sebagai langkah awal menuju kemandirian industri.

"Saya bangga Indonesia mulai bikin mobil sendiri," kata Prabowo.

Sementara itu, Mensesneg Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa pemerintah tengah mengevaluasi pelaksanaan pelatihan dalam program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia. Evaluasi ini dilakukan setelah tiga peserta calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih meninggal dunia saat menjalani latihan dasar kemiliteran.

Prasetyo memastikan pemerintah akan meninjau ulang prosedur dan standar keamanan dalam program pelatihan tersebut. Langkah ini diambil untuk mencegah terulangnya insiden serupa di masa mendatang.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags