Viral lagi. Perempuan yang sebelumnya ramai karena kabar tak membayar makanan hingga jasa ojek online, kini membuat kehebohan baru. Kali ini, di sebuah restoran di Jakarta Pusat.
Video yang menyebar di media sosial cukup menyita perhatian. Dalam rekaman itu, terlihat seorang wanita dengan hoodie hitam menangkupkan kedua tangan, seperti hendak bersimpuh di depan seseorang. Namun, orang yang dituju langsung mencegahnya, mengangkat wanita itu sebelum benar-benar bersujud.
Setelah kejadian itu, ia kemudian dibawa masuk ke sebuah ruangan. Di dalamnya, tampak sejumlah petugas Satpol PP dan Dinas Sosial sudah menunggu.
Menurut informasi yang beredar, semua ini berawal pada Kamis malam lalu. Wanita tersebut diduga mengambil makanan yang dipesan pelanggan lain di restoran itu. Tentu saja, pelanggan yang merasa dirugikan langsung protes ke pengelola.
Pihak restoran pun tak tinggal diam. Mereka menegur si wanita dan segera berkoordinasi dengan Satpol PP setempat, tepatnya wilayah Gambir, untuk penanganan lebih lanjut. Situasi malam itu memang cukup ricuh.
Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, membenarkan bahwa anggotanya turun tangan menangani kasus ini.
"Benar, diamankan semalam dan dibawa ke RSKD Duren Sawit untuk tes kejiwaan. Jadi mau dipastikan, yang bersangkutan apakah benar ODGJ," ujar Satriadi, Jumat (27/2/2026).
Wanita berinisial NSS (38) itu dibawa ke rumah sakit karena ada kabar bahwa ia merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Di RSKD Duren Sawit, Jakarta Timur, kondisinya akan diperiksa lebih jauh.
Soal bagaimana proses pemeriksaan kejiwaannya berlangsung, itu masih belum jelas. Satriadi menegaskan, pihaknya hanya merespons laporan dari masyarakat. Mereka bertindak sesuai protedur yang ada.
Kini, NSS berada di rumah sakit. Publik pun masih menunggu kepastian, apakah gelagat anehnya selama ini memang berkaitan dengan kondisi kesehatannya, atau ada hal lain di balik itu semua.
Artikel Terkait
Penembakan di Festival Old West End Toledo, Sejumlah Korban Dilarikan ke Rumah Sakit
Dua Tentara Israel Tewas di Lebanon Selatan, Termasuk Perwira Komando
Selebgram Makassar Diperiksa 6 Jam, Akui Lumpuh Sementara Usai Konsumsi Gas Tertawa
Studi: Larangan Impor Limbah Plastik China Picu Lonjakan Polusi Udara di Indonesia