Ribuan calon jemaah haji mulai bergerak meninggalkan Arafah menuju Muzdalifah, setelah menyelesaikan puncak ibadah wukuf. Pergerakan ini merupakan bagian dari rangkaian prosesi haji yang berlangsung secara bertahap hingga menuju Mina.
Setibanya di Muzdalifah, para jemaah akan menjalani mabit atau bermalam sebelum melanjutkan perjalanan ke Mina. Proses perpindahan dari Arafah menuju Muzdalifah mendapat pendampingan penuh dari Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) guna memastikan setiap tahapan berjalan tertib dan lancar.
Keberangkatan jemaah menuju Muzdalifah dimulai setelah matahari terbenam, sesuai dengan tata cara pelaksanaan ibadah haji. Setelah menyelesaikan mabit, jemaah kemudian melanjutkan perjalanan ke Mina untuk menjalani prosesi melontar jumrah. PPIH menargetkan seluruh pergerakan jemaah rampung sebelum tengah malam.
Sejak tiba di kawasan Mina, jemaah langsung disambut oleh petugas yang bersiaga di titik-titik kedatangan. Mereka diarahkan menuju tenda-tenda yang telah disediakan sesuai dengan kelompok dan kloter terbang masing-masing. Petugas juga memberikan perhatian khusus kepada jemaah lanjut usia, jemaah berisiko tinggi, serta jemaah berkebutuhan khusus agar dapat menempati tenda dengan aman dan nyaman.
Selama berada di Mina, para jemaah akan menjalani prosesi melontar jumrah sebagai bagian dari rangkaian puncak ibadah haji. Setelah itu, mereka akan melanjutkan ke tahapan ibadah berikutnya hingga seluruh rangkaian haji selesai dilaksanakan.
Artikel Terkait
Majelis Etik Ombudsman Putuskan Nasib Ketua Nonaktif Tersangka Suap Pekan Depan
Anggota DPR: Regulasi AI Indonesia Tertinggal Jauh dari Perkembangan Teknologi
Puan Maharani Ajak Masyarakat Maknai Idul Adha sebagai Momentum Perkuat Kepedulian Sosial
Bupati Tanggamus Serahkan Sapi Kurban Satu Ton dari Presiden Prabowo untuk Warga Gunung Alip