Ratu Sofya Buka Suara soal Somasi Rumah Produksi: Honor Belum Dibayar

- Senin, 25 Mei 2026 | 14:30 WIB
Ratu Sofya Buka Suara soal Somasi Rumah Produksi: Honor Belum Dibayar

Nama Ratu Sofya mendadak menjadi sorotan publik dalam beberapa pekan terakhir. Aktris berusia 22 tahun itu tidak hanya dikabarkan pernah melayangkan somasi kepada ibundanya sendiri, tetapi kini ia juga disebut-sebut menerima somasi dari sebuah rumah produksi karena dinilai tidak mengikuti rangkaian promosi film terbarunya.

Melalui kuasa hukumnya, Ratu Sofya akhirnya angkat bicara menanggapi kabar tersebut. Sang aktris mengaku memang tidak mempromosikan film terbarunya lantaran pihak rumah produksi, HAS Creatif, belum menyelesaikan kewajiban pembayaran honor yang menjadi haknya.

“Selama proses syuting, ternyata ada hak-hak yang belum diterima oleh Ratu. Seharusnya kan kontrak mengakomodir hak-hak klien kami,” ujar M. Risvan, kuasa hukum Ratu Sofya, dalam keterangannya.

Risvan menegaskan bahwa kliennya tidak berniat melanggar kontrak atau bersikap tidak kooperatif. Menurutnya, Ratu hanya ingin memperoleh kejelasan terkait pembayaran honor yang disebut-sebut telah diserahkan kepada sang ayah tanpa adanya surat kuasa dari Ratu sendiri.

“Kami tegaskan, Ratu tidak bermaksud mangkir dari kewajibannya. Dia juga bukannya mau bersikap tidak kooperatif terhadap agenda promosi. Tapi ada hak yang memang harus diperoleh Ratu terlebih dahulu,” jelasnya.

Sementara itu, Dede Rahmat, anggota tim kuasa hukum Ratu Sofya, menambahkan bahwa saat ini kliennya hanya ingin memperjuangkan haknya sebagai seorang aktris. Masalah pembayaran honor, kata dia, merupakan hal mendasar dalam kontrak kerja sama yang seharusnya segera diselesaikan.

Ratu pun tidak menampik rasa kecewanya terhadap pihak rumah produksi. “Pastinya, kecewa. Alasan itu yang membuat saya dan kuasa hukum ada di sini sekarang,” pungkasnya. (ND)

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar